detikcom
Minggu, 24/06/2012 12:42 WIB

Beralas Koran & Jaket, Pendukung Hidayat-Didik Salat Zuhur di Jalan

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Jakarta - Para pendukung pasangan cagub dan cawagub DKI masih bertahan di depan Gedung DPRD DKI. Mereka setia menunggu jagoannya menyampaikan visi dan misi. Memasuki waktu salat zuhur, pendukung Hidayat-Didik pun menggelar salat berjamaan di pinggir jalan.

Pantauan detikcom, di depan gedung DPRD DKI, Jl Kebon Sirih, Jakarta, Minggu (24/6/2012), sekitar 30 pendukung Hidayat-Didik menggelar kertas koran dan jaket untuk alas salat zuhur. Mereka berbaris membentuk empat saf.

Di awal salat digelar, terdengar alunan musik dangdut dari mobil pendukung salah satu cagub. Sesaat kemudian terdengar orasi singkat pendukung. "Ayo kita doakan Pak Fauzi Bowo agar bisa memenangkan pilkada dalam satu putaran," teriak pendukung Fauzi-Nachrowi.

Kemudian para pendukung menghentikan aktivitas yang mengeluarkan suara. Sehingga yang terdengar hanyalah suara Hidayat melalui speaker. Hidayat sedang menyampaikan visi dan misinya di dalam Gedung DPRD DKI.

Sementara itu Jalan Kebon Sirih yang sempat macet, mulai mencair. Tidak banyak lagi kendaraan yang melintas di ruas jalan tersebut. Sepertinya pengendara memilih menghindari jalan tersebut agar tidak terjebak macet.

Hari ini pemaparan visi dan misi para cagub digelar di gedung DPRD DKI. Pemaparan ini menandakan telah dimulainya masa kampanye. Kampanye para calon dimulai sejak 24 Juni hingga 7 Juli. Sedangkan pemungutan suara digelar pada 11 Juli.


Penimbunan BBM gunakan macam cara untuk menimbun bbm.Saksikan penelusurannya di "Reportase Investigasi" pukul 16.45 WIB, hanya di Trans TV.

(vit/gus)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Berita Terbaru Indeks Berita ยป
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    58%
    Kontra
    42%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    • Rp .000
    • Rp .000
    MustRead close