Detik.com News
Detik.com
Minggu, 24/06/2012 12:13 WIB

Mapolres Pangkalpinang Bangka Belitung Terbakar, Pos & Gudang Hangus

Triono Wahyu Sudibyo - detikNews
Mapolres Pangkalpinang Bangka Belitung Terbakar, Pos & Gudang Hangus Ilustrasi/detikcom
Jakarta - Si jago merah beraksi di Mapolres Pangkalpinang, Bangka Belitung, Minggu (24/6/2012) dini hari. Gudang dan pos istirahat hangus.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 02.30 WIB. Saat itu, ada 3-4 petugas di pos istirahat. Tiba-tiba muncul percikan api dan kemudian membakar bagian atap.

"Kemungkinan karena korsleting," kata staf Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pangkalpinang, Srono kepada detikcom, Minggu (24/6/2012).

Petugas sempat panik, kata Srono, tapi segera memanfaatkan racun api. Mobil pemadam kebakaran datang tapi tidak perlu turun karena api sudah diatasi. Api tidak sampai menjalar ke ruangan-ruang lain.

"Tidak ada kerugian yang penting (signifikan). Gudang dan pos istirahat yang kena," jelasnya.

Lokasi kebakaran berada di bagian belakang Mapolres. Menurut Srono, gudang dan pos itu berukuran sekitar 6x6 meter. Ruangan ini menyatu dengan ruangan lain.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(try/fjp)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 23/02/2015 10:27 WIB
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif Wakil Kapolri Komjen Badrodin Haiti diusulkan Presiden Jokowi menjadi calon Kapolri. Komjen Badrodin mengakui masih banyak perbaikan yang perlu dilakukan di jajaran Polri. Dia juga dengan besar hati mengakui masih banyak penyimpangan yang perlu ditertibkan. Apa saja?
ProKontra Index »

MA Harus Turun Tangan Setop 'Sarpin Effect'!

Putusan hakim PN Jaksel Sarpin Rizaldi yang memperbolehkan status tersangka jadi materi gugatan praperadilan berpotensi menimbulkan kekacauan hukum di Indonesia. "MA harus menyetop. Segera batalkan putusan Sarpin. Kalau tidak, semua tersangka akan melakukan hal yang sama," jelas FH Unsoed Purwokerto, Prof Dr Hibnu Nugroho. Bila Anda setuju dengan Prof Hibnu, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%