Minggu, 24/06/2012 11:57 WIB
Pemaparan Visi Misi Cagub-Cawagub DKI Jakarta Diwarnai Kericuhan
Pemaparan visi misi cagub-cawagub DKI Jakarta ini digelar di ruang sidang paripurna, Gedung DPRD DKI Jakarta, Jl Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Minggu (24/6/2012).
Pemaparan dimulai oleh Foke sekitar pukul 10.30 WIB. Saat Foke menyebut kalau dirinya bukan orang baru lagi di pemilihan ini, ruangan sidang paripurna diwarnai sorakan pendukung cagub lainnya.
Kurang lebih 30 menit berpidato mengenai visi misinya, pidato Foke terpaksa berhenti karena tiba-tiba terjadi keributan dari balkon pendukung cagub Hidayat-Didik.
Tak jelas keributan tersebut dikarenakan apa. Namun tampak sejumlah petugas Satpol PP dengan beberapa pendukung Hidayat-Didik saling tarik menarik baju dan adu mulut. Tak lama sejumlah polisi dan pendukung Hidayat-Didik lainnya datang untuk melerai keributan tersebut.
Pidato Foke kemudian kembali dilanjutkan. Baru 5 menit melanjutkan pidato, keributan kembali terjadi. Kali ini berasal dari balkon pendukung cagub Jokowi-Ahok. Pendukung Jokowi-Ahok tarik-tarikan baju dan adu mulut dengan petugas Satpol PP. Lagi-lagi, tak jelas permasalahan timbulnya keributan ini. Keributan antar keduanya lalu dilerai.
Pidato Foke lalu dilanjutkan lagi. Saat memaparkan pidato, tiba-tiba ada saja yang meneriaki 'Hidup Prijanto' beberapa kali. Teriakan itu tak jelas dari balkon mana.
Petugas Satpol PP dan polisi yang berjaga di sela-sela pendukung terus mengamati tindak tanduk pendukung di ruang tersebut.
(gus/vit)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Ditolak Bercinta, Gadis 19 Tahun Gigit Penis Kekasihnya
811 share this. -
Kapal Malaysia Tertangkap Curi Ikan di Selat Malaka
734 share this. -
3 Rekaman Sadapan KPK yang Bisa Bikin Luthfi Hasan 'Skak Mat'
605 share this. -
Malas Kerja, Tukang Pos di Italia Menimbun 400 Kg Surat di Rumahnya
434 share this. -
Satpol PP Jaktim Bantah Ada Anggotanya Pukuli PKL
425 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita ยป
-
Sabtu, 18/05/2013 14:59 WIB
Emirates: Korban Turbulens Luka Ringan Tak Harus Dirawat di RS
-
Sabtu, 18/05/2013 14:53 WIB
Ini Dia 5 Penyakit Anggota DPR Versi Ray Rangkuti
-
Sabtu, 18/05/2013 14:42 WIB
Hewan Langka Berhasil Diselamatkan dari Rumah Warga di Tasikmalaya
-
Sabtu, 18/05/2013 14:36 WIB
Geng Motor Klewang Cs Diperkirakan Rugikan Masyarakat Rp 1 Miliar
-
Sabtu, 18/05/2013 14:18 WIB
Anggota BK DPR Sebaiknya Berasal dari Kalangan Profesional dan Akademisi
-
Sabtu, 18/05/2013 13:51 WIB
Klewang, Si Raja Geng Motor dan Raja Aksi Tipu-tipu
-
Sabtu, 18/05/2013 14:42 WIB
Hewan Langka Berhasil Diselamatkan dari Rumah Warga di Tasikmalaya
-
Sabtu, 18/05/2013 12:05 WIB
Ditolak Bercinta, Gadis 19 Tahun Gigit Penis Kekasihnya
-
Sabtu, 18/05/2013 14:54 WIB
Emirates: Korban Turbulens Luka Ringan Tak Harus Dirawat di RS
-
Sabtu, 18/05/2013 15:10 WIB
Gadis Muda Akui Berkostum Obama Saat Menari Seksi di Depan Berlusconi
-
Sabtu, 18/05/2013 14:29 WIB
Geng Motor Klewang Cs Diperkirakan Rugikan Masyarakat Rp 1 Miliar
-
Sabtu, 18/05/2013 12:59 WIB
Turbulensi Emirates, Penumpang: Pesawat Seperti Disedot
-
Sabtu, 18/05/2013 12:21 WIB
Ada Foto Jenderal di Markas Pembela Aiptu Labora, Ini Tanggapan Polri
-
410 Komentar
-
241 Komentar
-
222 Komentar
-
216 Komentar
-
210 Komentar
-
208 Komentar
-
202 Komentar
-
200 Komentar
-
Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
ProKontra
Index »
Melawan KPK Jadi Bumerang Buat PKS
Pro
Kontra
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,835.000
- Rp .000
MustRead
close
-
Sabtu, 18/05/2013 08:41 WIB
Pesawat Boeing 777 Emirates Dubai-Jakarta Alami Turbulensi, 13 Orang Cedera
-
Sabtu, 18/05/2013 07:59 WIB
Satpol PP Tertibkan PKL di Klender, Arus Lalin Tersendat
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer

.gif)





_5.gif)



Namanya Markamah. Semangat perempuan berusia 46 tahun ini tak pernah padam untuk menyalakan lilin pendidikan di tempat-tempat marjinal. Mulai dari memberantas buta huruf di Marunda, mengajar anak-anak PSK di Jakarta Barat hingga kini menjalankan roda sekolah semi permanen yang dikepung pabrik.
Prinsip Sun Tzu dalam bukunya The Art of War, “Pertahanan Terbaik adalah Menyerang” nampaknya sedang diadopsi oleh PKS saat terjepit berhadapan dengan kasus hukum di KPK. Upaya perlawananoleh PKS yaitu melaporkan sejumlah penyidik dan jubir KPK kepada Kepolisian.
