Australia hentikan pencarian korban kapal terbalik
Pemerintah Australia memperkirakan ada lebih dari 200 orang yang berada dalam kapal saat kecelakaan terjadi.
Pemerintah Australia mulai Sabtu (23/06) menghentikan proses pencarian korban selamat dari kecelakaan kapal pencari suaka yang telah berlangsung selama tiga hari.
Petugas penyelamat memperkirakan masih ada sekitar 90 orang korban yang hilang dari kecelakaan kapal yang tengah menuju pulau Christmas.
Otoritas Keamanan Laut Australia (AMSA) mengatakan mereka telah melakukan proses pencarian yang dilakukan di perairan sebelah utara pulau Christmas namun tidak menemukan tambahan korban selamat dalam peristiwa tersebut.
Mereka menjelaskan penemuan korban selamat terakhir terjadi pada Kamis (21/06) lalu.
"Laporan dari anggota yang melakukan pencarian lewat pantauan udara maupun yang berada kapal pencari menyebutkan tidak menemukan korban selamat di areal pencarian yang luas ini," bunyi pernyataan AMSA seperti dikutip dari kantor berita AFP.
Kapal yang terbalik pada hari Kamis lalu itu diperkirakan mengangkut lebih dari 200 orang pencari suaka.
Kerap terjadi
Petugas penyelamat mengatakan mereka berhasil menyelamatkan 109 orang sesaat setelah peristiwa itu terjadi."Sangat bisa dipercaya jika kapal ini mengangkut lebih 200 orang namun sampai sekarang kami tidak tahu jumlah pastinya," kata AMSA.
AFP melaporkan pada hari Sabtu kemarin petugas memutuskan untuk menghentikan proses pencarian tersebut.
Menteri Dalam Negeri Australia Jason Clare sebelumnya telah mengatakan masa kritis pencarian korban selama 36 jam telah lewat dan situasi harapan bagi korban untuk selamat juga kecil.
"Mungkin masih ada korban yang hidup namun kami telah melewati masa kritis itu," kata Clare kepada Stasiun Televisi ABC.
Dalam keterangan sebelumnya Clare mengatakan para pencari suaka ini kebanyakan berasal dari Afganistan.
Dalam beberapa tahun terakhir gelombang pencari suaka, kebanyakan berasal dari Afganistan, Sri Lanka dan Irak, mendatangi kawasan Australia melalui jalur Indonesia menggunakan kapal meski sering tenggelam.
Sekitar 50 pencari suaka tewas ketika kapal mereka pecah menabrak karang di Pulau Christmas pada bulan Desember 2010.
(bbc/bbc)
-
Rabu, 19/06/2013 11:22 WIB
Serangan guncang Afghanistan jelang dialog AS-Taliban
-
Rabu, 19/06/2013 09:16 WIB
Aplikasi foto diri untuk kucing
-
Selasa, 18/06/2013 22:30 WIB
Rencana perundingan langsung AS-Taliban
-
Selasa, 18/06/2013 21:15 WIB
Gugatan penyadapan telepon diajukan di AS
-
Selasa, 18/06/2013 20:26 WIB
Anak cenderung membaca buku di internet
-
Rabu, 19/06/2013 15:35 WIB
Kabut Asap di Singapura Terburuk dalam 16 Tahun, Warga dan Turis Marah
-
Rabu, 19/06/2013 15:37 WIB
Saat Syekh Tifatul Dipanggil Bro
-
Rabu, 19/06/2013 14:22 WIB
Saling Lontar Sindiran, Kubu Tifatul dan Anis Matta Adu Kuat di PKS?
-
Rabu, 19/06/2013 15:25 WIB
Mobil Camry Wamen ESDM Terobos Masuk Jalur TransJ di Sudirman
-
Rabu, 19/06/2013 13:07 WIB
Ini 5 Penampakan Aksi 'Tikus' di Bandara
-
Rabu, 19/06/2013 14:08 WIB
Celoteh Jokowi tentang Kecelakaan hingga Jarang Berbaju Lengan Pendek
-
Rabu, 19/06/2013 14:17 WIB
Banyak Dihujat di Twitter, Fahri Hamzah Anggap Sebagai Latihan
-
Rabu, 19/06/2013 15:57 WIB
Blusukan Cek Masalah, Jokowi Berani Diadu dengan Para Kadis
-
431 Komentar
-
359 Komentar
-
291 Komentar
-
260 Komentar
-
230 Komentar
-
210 Komentar
-
203 Komentar
-
198 Komentar
-
Rabu, 19/06/2013 14:22 WIB
Penerus Mega di PDIP
Effendi Simbolon Buka-bukaan Soal Prospek Politik Prananda dan Puan
Prananda dan Puan Maharani disebut-sebut disiapkan menjadi penerus tahta Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Anak kedua Mega, Prananda (43), diyakini sebagia pembawa ideologi kakeknya, Bung Karno.
Jokowi Lebih Dahsyat Nyapres di 2019
-
Rabu, 19/06/2013 13:55 WIB
Lion Air akan Perbaiki Koper yang Rusak akibat Dibobol Maling
-
Rabu, 19/06/2013 13:20 WIB
Ini 5 Penampakan Aksi 'Tikus' di Bandara
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks

.gif)
Mudik selalu dirindukan bagi setiap perantau. Tak terkecuali bagi Dirjen Perhubungan Darat Soeroyo Alimoeso. Beliau curhat tentang dirinya yang tidak pernah mudik dan susahnya mengatur pemudik.
Giatnya Pemerintah memperjuangkan munculnya regulasi (Peraturan Menteri Perindustrian) tentang Low Cost and Green Car (LCGC) bersama-sama DPR-RI membuktikan bahwa Pemerintah sekarang tidak pro angkutan umum.
