detikcom
Minggu, 24/06/2012 11:00 WIB

Seorang Anggota Polisi Ditembak Saat Bertugas di Area PT Freeport

Chazizah Gusnita - detikNews
Jakarta - Penembakan kembali terjadi di area PT Freeport Indonesia, Kabupaten Mimika, Papua. Seorang anggota polisi yang sedang bertugas tiba-tiba ditembak orang tak dikenal.

"Ya memang betul (ada penembakan). Kita menerima laporan dari pihak kemanan telah terjadi penembakan yang menciderai aparat kepolisian," kata juru bicara PT Freeport, Ramdani Sirait, saat dihubungi detikcom, Minggu (24/6/2012).

Ramdani mengaku tak tahu persis kronologi kejadian penembakan tersebut. Namun peristiwa ini terjadi pada Sabtu (23/6), siang. Anggota polisi yang belum ia ketahui identitasnya itu sudah dirawat di rumah sakit.

"Korban luka ringan dan sudah dirawat di rumah sakit," ujarnya.

Menurut Ramdani, anggota polisi tersebut ditembak saat berjaga di area post security mile 40 atau di dalam wilayah kerja PT Freeport.

"Kita mendukung proses investigasi dari kepolisian mengenai hal ini," jelas Ramdani.


Penimbunan BBM gunakan macam cara untuk menimbun bbm.Saksikan penelusurannya di "Reportase Investigasi" pukul 16.45 WIB, hanya di Trans TV.

(gus/vit)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Berita Terbaru Indeks Berita ยป
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    58%
    Kontra
    42%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    • Rp .000
    • Rp .000
    MustRead close