BBC Indonesia
Minggu, 24/06/2012 10:32 WIB

Lagi, belasan mayat korban mutilasi ditemukan di Meksiko

BBCIndonesia.com - detikNews

Penemuan mayat korban mutilasi di Meksiko diduga kuat terkait perang antar gang narkoba di negara itu.

Pejabat keamanan Meksiko mengatakan telah menemukan empat belas mayat korban mutilasi yang diletakkan di dalam truk di pinggiran kota Mante, kawasan utara Meksiko, Sabtu (23/06) waktu setempat.

Media setempat melaporkan, pembunuhan brutal ini merupakan pesan yang dikirim oleh kelompok kartel obat bius Meksiko terhadap pesaingnya.

Penemuan belasan mayat ini hanya dua pekan setelah pejabat keamanan negara itu menemukan belasan mayat korban mutilasi di dekat Balai Kota Mante, Meksiko.

Sebelumnya, pada Kamis (07/06) lalu, otoritas Meksiko mengumumkan telah menemukan empat belas mayat korban mutilasi yang ditemukan di dalam truk di Mante, yang terletak di wilayah selatan negara bagian Tamaulipas, yang berbatasan dengan Texas, AS.

Wilayah di dekat perbatasan AS itu merupakan salah satu medan pertempuran yang paling berdarah dalam perang antar gang narkoba di Meksiko.

Pelibatan tentara

Media setempat melaporkan, pembunuhan brutal ini merupakan sebuah pesan yang dikirim oleh kelompok kartel obat bius Meksiko terhadap pesaingnya.

Dua belas mayat korban mutilasi ini terdiri dari sepuluh pria dan empat perempuan.

Mayat mereka diletakkan di dalam truk yang diparkir dekat sebuah supermarket di pinggiran Kota Mante, Meksiko.

Lebih dari 55,000 orang tewas dalam aksi kekerasan terkait narkoba sejak Presiden Meksiko, Felipe Calderon, berkuasa pada Desember 2006 lalu.

Sejak berkuasa, Calderon telah menurunkan aparat tentaranya untuk secara langsung memerangi gang narkoba di negara itu.

(bbc/bbc)



Berita Terbaru Indeks Berita ยป
  • Selasa, 21/05/2013 11:43 WIB
    15 Tahun Reformasi
    Emha Ainun Nadjib: Reformasi Itu Omong Kosong
    Gb Budayawan Emha Ainun Nadjib berada di pusaran arus perubahan kekuasaan 1998. Dia adalah salah satu tokoh yang dengan lantang meminta Presiden Soeharto mengundurkan diri dari jabatannya. Tapi reformasi yang terjadi sampai saat ini, kata dia, palsu belaka. Mengapa?
ProKontra Index »

Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
Pro
88%
Kontra
12%
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
MustRead close