detikcom
Sabtu, 23/06/2012 20:57 WIB

Ada 3 Motor Terbakar, Jalur Menuju Puncak Macet Total

Niken Widya Yunita - detikNews
Jakarta - Kemacetan parah terjadi di jalur yang menuju Puncak, Jawa Barat. Penyebabnya ada tiga motor yang habis terbakar di tengah jalan. Diduga terbakar akibat kecelakaan lalu lintas.

Pantauan detikcom, tiga motor yang terbakar ini terjadi di kawasan Gadog, Cisarua, Jawa Barat, Sabtu (23/6/2012) pukul 20.30 Wib. Tepatnya di depan rumah makan MM Juice yang berada pada lajur mengarah ke Puncak.

Tidak jelas penyebab terbakarnya motor itu. Namun seluruh badan motor terlihat sudah hangus terbakar dan ada bekas siraman air dari warga. Tidak jauh dari lokasi kejadian, terlihat juga sebuah mobil Daihatsu Luxio F 1025 HQ yang melintang.

Diduga sempat terjadi kecelakaan antara mobil tersebut dan motor. Pasalnya dari kap mesin mobil ini, terlihat asap hitam yang terus menerus keluar.

Akibat kejadian ini, jalur yang mengarah maupun berasal dari puncak, mengalami kemacetan cukup parah. Puluhan warga sekitar juga tampak berkumpul untuk melihat ketiga motor yang terbakar itu. Sementara itu, ada sekitar lima polisi yang tampak berjaga-jaga di sekitar lokasi.

(mok/trq)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
      50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
      Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
      Gb Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
    ProKontra Index »

    Melawan KPK Jadi Bumerang Buat PKS

    PKS melakukan perlawanan ke KPK dengan akan melaporkan penyidik KPK ke Mabes Polri. Menurut konsultan politik Dimas Oky Nugroho dari Akar Rumput Strategic Political Consulting, aksi PKS ini justru akan menjadi bumerang, kehilangan simpati publik. Lebih baik, PKS tak ikut campur dalam kasus Luthfi Hasan Ishaaq. PKS bisa mencontoh partai lainnya bila berhadapan dengan KPK dengan melakukan pembersihan internal. Bila Anda setuju dengan pernyataan Dimas Oky Nugroho, pilih Pro!
    Pro
    46%
    Kontra
    54%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel