Sabtu, 23/06/2012 15:30 WIB

AS: Ada Ancaman Serangan Teroris di Kenya

Rita Uli Hutapea - detikNews
Nairobi, - Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Serikat di Kenya mengingatkan adanya ancaman kuat serangan teroris di Mombasa, Kenya. Warga negara AS pun diserukan untuk tidak pergi ke kota terbesar kedua Kenya tersebut.

"Ini untuk mengingatkan semua warga negara AS di Kenya, atau yang berencana pergi ke Kenya dalam waktu dekat, bahwa Kedubes AS di Nairobi telah menerima informasi adanya ancaman kuat serangan teroris di Mombasa, Kenya," demikian disampaikan Kedubes AS dalam statemen seperti diberitakan kantor berita AFP, Sabtu (23/6/2012).

"Semua perjalanan pemerintah AS ke Mombasa ditunda hingga 1 Juli 2012," demikian disampaikan Kedubes AS.

Peringatan ini disampaikan di saat kepolisian Kenya mengumumkan bahwa pihaknya telah menahan dua warga negara Iran. Keduanya diduga terkait jaringan teror yang merencanakan pengeboman di Nairobi dan Mombasa.

"Kami menahan dua tersangka ini, dan mereka sedang diinterogasi untuk mengungkap keterlibatan mereka dalam aktivitas terorisme," kata Aggrey Adoli, kepala kepolisian Provinsi Coast.

"Mereka telah membantu, lewat merekalah kami bisa menemukan beberapa bahan kimia yang kami yakini akan digunakan untuk membuat bahan peledak," ujar Adoli kepada AFP.

Kedua pria Iran itu ditangkap di Nairobi dan Mombasa.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(ita/ita)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
65%
Kontra
35%