Detik.com News
Detik.com

Sabtu, 23/06/2012 10:02 WIB

Gunung Padang di Cianjur Menyimpan Jejak Emas?

Indra Subagja - detikNews
Gunung Padang di Cianjur Menyimpan Jejak Emas?
Jakarta - Eskavasi atau penggalian di Gunung Padang di Cianjur akan kembali digelar. Tim arkeolog akan membuka sisi timur Gunung Padang yang selama ini belum pernah dijamah. Diharapkan, penggalian itu bisa membuka sisi timur yang diduga ada jejak punden berundak.

"Sabtu-Minggu. Tujuannya mencari kelanjutan struktur yang telah terungkap di sisi Tenggara. Berdasarkan penelitian bulan Mei lalu, ditemukan banyak struktur dengan pola terasering. Penelitian kali ini ingin melihat kelanjutan struktur tersebut di sisi timur," terang Ketua Tim Arkeolog, Ali Akbar, Sabtu (23/6/2012).

Gunung Padang Cianjur memang menyisakan jejak sejarah. Sisi timur diteliti guna mengungkap peninggalan masyarakat yang dahulu berada di Gunung Padang. Sisi timur sama sekali belum pernah dijamah.

Namun, cerita lain soal Gunung Padang ada yang cukup menarik. Tanah kawasan itu sejak dahulu dikenal memiliki kandungan emas. Bahkan, sekitar 4 kilometer dari situs itu masih ada pertambangan emas.

"Berdasarkan wawancara yang saya lakukan ke salah satu penambang emas yang telah berusia lanjut, pertambangan telah berlangsung sejak zaman penjajahan Belanda. Tidak tertutup kemungkinan, masyarakat yang hidup sebelum zaman Belanda telah mengenal emas dan menambangnya. Tapi bukan berarti di situs gunung padang akan dijumpai emas atau benda berharga," terang arkeolog UI ini.

Apakah mungkin akan ditemukan artefak berupa emas di lokasi Gunung Padang? Mengingat di kebudayaan lain biasanya ada peninggalan berupa emas pada peninggalan sejarah seperti itu.

Buru-buru, Ali memberi penegasan. Tim arkeolog sama sekali tidak mencari emas, jadi soal benda berharga tersebut bukan hal yang utama. Penelitian dilakukan guna membuka sejarah di kawasan itu.

"Sejauh penelitian ini berlangsung, fungsi bangunan untuk pemujaan nenek moyang. Sehingga yang ditemukan adalah pecahan tembikar dan tanah liat bakar yang mungkin berfungsi sebagai wadah untuk pemujaan," tutur Ali.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(ndr/van)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Cegah Prostitusi, Pengelola Apartemen di Jakarta Harus Laporkan Penghuninya

Polisi membongkar praktik prostitusi di apartemen yang berawal dari pemesanan melalui forum di internet. Untuk mengantisipasi hal itu, Wagub DKI Djarot Saiful Hidayat meminta para pengelola apartemen harus memberikan data-data penghuninya. Bila Anda setuju dengan Wagub Djarot, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%