Jumat, 22/06/2012 15:07 WIB
Kisah Mayor Yohanes yang Selamat dari Kecelakaan Fokker di Halim
Mayor Yohanes (tengah) dipapah saat menuju rumah duka (M Nur Abdurahman-detikcom)
Yohanes mengiringi kedatangan empat jenazah anggota keluarganya, yakni Martina (ibu Mayor Yohanes), Brian (anak), Onci Tungga (adik), dan Melvi (keponakan). Ke-4 jenazah diangkat sejumlah prajurit Paskhas TNI AU.
Tak sepatah kata pun keluar dari mulut Yohanes yang berpakaian sipil itu. Ia keluar dari ambulans dengan cara dipapah. Kemudian dibawa masuk ke ruang tamu.
"Kakinya terluka tapi sempat dirawat di RS dan diinfus," kata sepupu Yohanes, Benny Mongan, di rumah duka, kompleks Bumi Tamalanrea Permai, Blok H No 334, Makassar, Jumat (22/6/2012).
Benny menuturkan, saat kejadian, Yohanes baru saja mengantar anaknya pulang ke rumah. Setelah itu, ia hendak balik ke kantor. Saat menjejakkan kaki keluar rumah, pesawat Fokker jatuh menimpa rumahnya yang terletak di Jl Branjangan, Kompleks Rajawali, berdekatan dengan Lanud Halim.
"Ia tak sempat menghindar, terluka di bagian kaki. Sepertinya (luka) benturan," imbuh Benny.
Yohanes saat ini masih berada di rumah duka. Sementara, empat jenazah keluarga Yohanes disemayamkan untuk menunggu keluarga dari Kalimantan, Papua, dan Singapura. Rencananya, jenazah akan dimakamkan di Bastem, Palopo, Sulawesi Selatan.
Menurut TNI AU, pesawat jatuh tepat di rumah Yohanes. Karena itulah korban sipil semuanya berasal dari keluarga yang menempati rumah dinas tersebut. Sedangkan 7 rumah lainnya terbakar karena terpercik avtur pesawat. Empat rumah lainnya rusak. Tidak ada korban jiwa dari rumah-rumah tersebut.
(try/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Kelamin Abdul Dipotong NN dengan Cutter
723 share this. -
51 Orang Tewas Akibat Tornado di Oklahoma
608 share this. -
Wanita Pemotong Kelamin Abdul: Saya Dipaksa Berhubungan Intim
603 share this. -
21 Mei 1998 Soeharto Tumbang, Apa Kabar Gelar Pahlawan?
555 share this. -
Nasib UN SD Ditentukan Bulan September
513 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita ยป
-
Selasa, 21/05/2013 20:51 WIB
Pembunuh SPG Cantik di Semarang Berhasil Dibekuk
-
Selasa, 21/05/2013 20:45 WIB
Kisah Syaifullah Menyelundupkan Narkoba Timor Leste-Jakarta (2-habis)
-
Selasa, 21/05/2013 20:25 WIB
Kisah Syaifullah Menyelundupkan Narkotika dari Timor Leste ke Jakarta (1)
-
Selasa, 21/05/2013 20:23 WIB
DKPP Berikan Sanksi Peringatan kepada KPU
-
Selasa, 21/05/2013 20:18 WIB
Kebakaran di Basement MTC Karebosi Diduga Akibat Korsleting Listrik
-
Selasa, 21/05/2013 20:03 WIB
Kasus Pencucian Uang Luthfi, KPK Bisa Panggil Paksa Darin Mumtazah
-
Selasa, 21/05/2013 18:54 WIB
Ibunda Darin Sempat Sebut ke Tetangga Menantunya dari Jeddah
-
Selasa, 21/05/2013 19:59 WIB
Pria Tanpa Kepala Ditemukan di Tol Cikampek, Diduga Korban Tabrak Lari
-
Selasa, 21/05/2013 17:30 WIB
Kata Ibunda ke Tetangga: Biarin Darin Dikawinin, Daripada Dia Hidup Susah
-
Selasa, 21/05/2013 17:15 WIB
Kisah Keluarga Darin yang Berubah Drastis Setelah Mengenal Luthfi
-
Selasa, 21/05/2013 20:06 WIB
Nasib Dua Dosen Hukum Unpad yang Diduga Plagiat Ditentukan Senin Depan
-
Selasa, 21/05/2013 20:23 WIB
Melihat Alat Tempur KRI Slamet Riyadi
-
Selasa, 21/05/2013 20:19 WIB
Kisah Syaifullah Menyelundupkan Narkotika dari Timor Leste ke Jakarta (1)
-
358 Komentar
-
236 Komentar
-
229 Komentar
-
211 Komentar
-
211 Komentar
-
210 Komentar
-
175 Komentar
-
162 Komentar
-
Selasa, 21/05/2013 11:43 WIB
15 Tahun Reformasi
Emha Ainun Nadjib: Reformasi Itu Omong Kosong
Budayawan Emha Ainun Nadjib berada di pusaran arus perubahan kekuasaan 1998. Dia adalah salah satu tokoh yang dengan lantang meminta Presiden Soeharto mengundurkan diri dari jabatannya. Tapi reformasi yang terjadi sampai saat ini, kata dia, palsu belaka. Mengapa?
ProKontra
Index »
Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal
Pro
Kontra
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,845.000
- Rp .000
MustRead
close
-
Selasa, 21/05/2013 15:48 WIB
Ayo Lunasi Biaya Naik Haji Mulai 22 Mei Sampai 12 Juni
-
Selasa, 21/05/2013 15:35 WIB
Sohibul Iman Bicara Solusi Penyelamatan PKS
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








_5.gif)






Kenikmatan nasi goreng khas Indonesia juga tak bisa disangkal Mikhail Kouritsyn. Setiap mampir ke Indonesia, orang Rusia ini takkan lupa menyantapnya.
Dalam Forum Newsmaker Thomson Reuters di Singapura, beberapa waktu lalu, SBY lebih memilih pembangunan yang tak melulu tergantung pada sistem kapitalisme (pasar bebas) atau sosialisme (anti pasar). Jalan ketiga yang menjadi antithesis dari keduanya dianggap SBY lebih pas untuk konteks Indonesia.
