Jumat, 22/06/2012 14:31 WIB
Membobol Situs Jadi Modus Baru Kelompok Teroris Cari Dana
"Dia (tersangka) hacking situs forex trading dan mencuri poin anggota di situs itu," kata Kadiv Humas Polri, Irjen Saud Usman Nasution, di Jakarta, Jumat (22/6/2012).
Kabag Penum Polri, Kombes Boy Rafli Amar, di tempat sama mengatakan pelaku telah melakukan kejahatan cyber untuk mendanai aksi teroris sejak dua tahun lalu. Uang hasil dari aksinya, RG membelanjakannya untuk mendanai sejumlah aset rumah bagi operasional jaringan teroris.
"Yang pertama adalah ruko tiga lantai di Azam Aquare, satu unit bangunan rumah tinggal beralamat di Jalan Karya Kasih. Satu unit bangunana rumah tinggal di Jalan Ekawarni no 4 Medan, satu ruko di Jalan Jenderal Sudirman," papar Boy.
Kemudian, selain aset ruko dan beberapa unit rumah tinggal, RG juga membelanjakan uang hasil kejahatan IT-nya membeli beberapa unit kendaraan motor dan mobil.
"Ada satu mobil Daihatsu, satu Toyota Avanza, satu pickup Mitsubishi, satu Kawasaki Ninja, dua Yamaha Jupiter, satu Yamaha Vega, satu Honda Supra, dua Honda Vario," jelas Boy.
RG yang ditangkap di Medan, Sumatera Utara, diketahui juga membelanjakan uang hasil kejahatan untuk membeli peralatan elektronik dari Hongkong. Karena pada dasarnya RG ahli IT, maka belanja perangkat eleltronik yang nilanya mencapai Rp 36 juta dilakukan secara online.
"Barang-barang tersebut kini statusnya sudah penyitaan oleh Densus 88 Antiteror Mabes Polri," kata Boy.
(ahy/lh)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Parah! Bercerai dari Istri, Pria Ini Berhubungan Seks dengan Babi
1,905 share this. -
Golkar: Pak Harto Banyak Meninggalkan Pengagum di Indonesia
557 share this. -
Makan di Pendopo Sipanji Banyumas, Megawati Cerita Kondisi Indonesia
542 share this. -
Wakil Ketua Komisi IX: Freeport Lakukan Pengabaian Keselamatan Pekerja
462 share this. -
Jokowi: Saya Nggak Mau, Tahu-tahu Filmnya Jadi
373 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita ยป
-
Rabu, 22/05/2013 21:58 WIB
Lebih dari 6 Jam Listrik di Pekanbaru Padam
-
Rabu, 22/05/2013 21:58 WIB
Anggota Brimob Ditangkap BNN Jateng
-
Rabu, 22/05/2013 21:25 WIB
Alat Pemantau Gempa Gunung Tangkuban Parahu yang Raib Bernilai Rp 90 Juta
-
Rabu, 22/05/2013 20:53 WIB
Dipukuli Saat Meliput Demo, Wartawan Sindo TV Polisikan Mahasiswa Trisakti
-
Rabu, 22/05/2013 20:47 WIB
KPU: Parpol Dilarang Terima Dana Hasil Korupsi
-
Rabu, 22/05/2013 20:53 WIB
Dipukuli Saat Meliput Demo, Wartawan Sindo TV Polisikan Mahasiswa Trisakti
-
Rabu, 22/05/2013 18:48 WIB
Polisi Tetapkan Wabup Bogor Tersangka Video Porno, Diperiksa Kamis Besok
-
Rabu, 22/05/2013 19:21 WIB
Kepsek: Siswa Berani Ambil Risiko Saat Selamatkan Korban Perkosaan
-
Rabu, 22/05/2013 18:15 WIB
Ada Hubungan Apa Luthfi dan Darin Mumtazah? Ini Kata Dewan Syariah PKS
-
Rabu, 22/05/2013 19:05 WIB
KPK: Rumah Luthfi di Kebagusan Belum Lama Dibeli
-
Rabu, 22/05/2013 21:48 WIB
Darin Mumtazah Juga Tak Ada di Rumah di Kebon Nanas
-
Rabu, 22/05/2013 18:36 WIB
Siswa SMP Heroik: Desa Saya Tak Boleh Jadi Tempat Perkosaan!
-
Rabu, 22/05/2013 20:31 WIB
Kasus Cebongan, KSAD Jamin Tak Ada Intervensi ke Pengadilan Militer
-
515 Komentar
-
362 Komentar
-
240 Komentar
-
229 Komentar
-
217 Komentar
-
213 Komentar
-
211 Komentar
-
176 Komentar
-
Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
ProKontra
Index »
Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal
Pro
Kontra
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,844.000
- Rp .000
MustRead
close
-
Rabu, 22/05/2013 16:01 WIB
Sohibul Iman Dukung Tifatul: Tak Ada Keputusan PKS Keluar dari Koalisi
-
Rabu, 22/05/2013 15:48 WIB
Gagalkan Upaya Perkosaan, 3 Siswa SMP di Bogor Dipuji Pihak Sekolah
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








_5.gif)






Made Tantrawan (21), mahasiswa Fakultas MIPA UGM memiliki catatan prestasi yang luar biasa. Ia menjadi langganan juara olimpiade internasional dan kini lulus dengan sempurna. Apa resepnya?
Pembubaran partai politik memang dimungkinkan, namun masih utopis. Akhir-akhir ini, wacana pembubaran partai politik korup kembali menguat. Setidaknya ada tiga momentum yang mendorong wacana publik ini semakin menguat.
