detikcom
Jumat, 22/06/2012 14:18 WIB

4 Jenazah Korban Fokker Tiba di Makassar, Keluarga Histeris

Muhammad Nur Abdurrahman - detikNews
Dok Detikcom
Makassar - Empat jenazah korban Fokker 27 dari keluarga Mayor Yohanes tiba di Makassar, Sulawesi Selatan. Keluarga korban shock dan histeris.

Empat korban tersebut adalah Martina (ibu Mayor Yohanes), Brian (anak), Onci Tungga (adik), dan Melvi (keponakan).

Empat jenazah ditempatkan dalam peti, dibawa dari Lanud Sultan Hasanuddin dengan ambulans TNI AU ke rumah duka, kompleks Bumi Tamalanrea Permai, Blok H No 334, Makassar, Jumat (22/6/2012). Ke-4 peti diangkat personel Paskhas TNI AU.

Jenazah langsung dibawa ke ruang tamu. Para kerabat tampak terguncang. Sementara di luar rumah, kolega Mayor Yohanes berdatangan. Beberapa karangan bunga, berjejer di pagar rumah.

Rencananya, jenazah akan disemayamkan sambil menunggu keluarga lainnya. Setelah itu, jenazah akan dibawa ke Bastem, Pallopo, untuk dimakamkan.

"Menunggu keluarga dari Kalimantan, Papua, dan Singapura," kata salah satu sepupu Yohanes, Benny Mongan.

(mna/try)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
      50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
      Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
      Gb Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
    ProKontra Index »

    Melawan KPK Jadi Bumerang Buat PKS

    PKS melakukan perlawanan ke KPK dengan akan melaporkan penyidik KPK ke Mabes Polri. Menurut konsultan politik Dimas Oky Nugroho dari Akar Rumput Strategic Political Consulting, aksi PKS ini justru akan menjadi bumerang, kehilangan simpati publik. Lebih baik, PKS tak ikut campur dalam kasus Luthfi Hasan Ishaaq. PKS bisa mencontoh partai lainnya bila berhadapan dengan KPK dengan melakukan pembersihan internal. Bila Anda setuju dengan pernyataan Dimas Oky Nugroho, pilih Pro!
    Pro
    46%
    Kontra
    54%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel