detikcom
Jumat, 22/06/2012 14:04 WIB

Foke Klaim Keberhasilan, Jokowi: Jakarta Masih Bermasalah

Ferdinan - detikNews
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo mengklaim berhasil membangun Jakarta. Namun Joko Widodo (Jokowi) yang jadi pesaingnya di Pilkada, menyebut Jakarta masih bermasalah.

"Saya kira di semua kota ada kekurangan dan itu harus diperbaiki," kata Jokowi mengomentari HUT ke-485 Jakarta saat mengikuti rapat pleno fraksi di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (22/6/2012).

Menurut Jokowi, persoalan Jakarta seperti macet, banjir, kawasan pemukiman kumuh terjadi karena tata kelola pemerintahan yang belum maksimal.

"Macet diperbaiki, banjir ditangani, masalah kampung kumuh diperhatikan karena masalahnya itu-itu saja," tuturnya.

Menurut dia, Pemprov DKI Jakarta harus mengoptimalkan penggunaan APBD yang nilainya triliunan rupiah. Dengan anggaran yang begitu besar seharusnya permasalahan di Jakarta bisa teratasi.

"APBD banyak sekali harusnya bisa selesaikan masalah dan yang paling penting bagaimana pemimpin merasakan kemiskinan yang ada di lapangan. Di Jakarta masih ada gizi buruk, itu juga persoalan," ujar Jokowi.

Di tempat terpisah, Foke dengan yakin memaparkan keberhasilan membangun Jakarta selama masa kepemimpinannya. Sejumlah prestasi yang berhasil dicapai dipaparkan dalam paripurna khusus HUT Jakarta di DPRD DKI Jakarta.

Sejumlah capaian yang dibeberkan adalah program beasiswa bagi 4 ribu siswa SMA dan program kualitas lingkungan hidup. Selain itu, kata Foke, Jakarta kota dengan kemiskinan terendah di Indonesia.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(fdn/aan)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Kebijakan Ahok Larang Pemotor Masuk HI Digugat

Kebijakan Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok yang melarang kawasan HI hingga Medan Merdeka Barat akan digugat. Kebijakan itu dinilai diskriminatif. Bagaimana menurut Anda? Bila Anda setuju kebijakan itu digugat pilih Pro. Bila tidak setuju kebijakan itu digugat pilih Kontra.
Pro
53%
Kontra
47%