Jumat, 22/06/2012 14:03 WIB
Daftar Panjang Konflik Sumber Daya Alam dan Agraria
"Sumatera Barat dengan 883 kasus, Sulawesi Selatan 780 kasus dan Jawa Barat 749 kasus. Ini yang mencengangkan, bagaimana Sumatera Barat yang kuat kultur budayanya bisa mengalami hal ini," kata Kepala Departemen Advokasi Eksekutif Nasional Walhi, Mukri Friatna, Jumat (22/6/2012).
Hal ini disampaikannya dalam acara Public Hearing: Memperkuat Aspirasi Masyarakat Melalui Dengar Pendapat dengan DPR di Hotel Ibis, Jl Letjen S Parman, Jakarta Barat. Turut hadir dalam acara ini, anggota DPR komisi II, Gamari Sutrisno, dan perwakilan masyarakat dari Sumatera Selatan dan Medan.
Untuk konflik agraria, Mukri menjelaskan hanya separuh dari total 8307 kasus yang dapat diselesaikan di tahun 2011. "Dari total 8307 kasus, yang selesai baru 4302. Artinya masih 4005 kasus lagi," paparnya.
Mukri mengusulkan tiga jalan keluar untuk menyelesaikan konflik agraria yang terjadi di Indonesia. Ia juga meminta agar DPR tidak meneruskan RUU Penanganan Konflik Sosial, karena terlalu berbahaya.
"Untuk resolusi konflik, pertama adalah aplikasi Perkaban no 3/2011 tentang pengelolaan pengkajian penanganan kasus pertanahan. Kedua, dengan membentuk komite nasional untuk penyelesaian konflik agraria. Ketiga, membentuk RUU Peradilan Agraria," tuturnya.
Menurut Mukri, reforma agraria yang dijanjikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan sulit tercapai. Ketersediaan tanah dalam upaya reforma agraria masih jauh dari yang dijanjikan.
"Rencana awal diberikan 9 juta hektar tanah, tapi terakhir Presiden SBY bilang 7 juta. Setelah dicek, ternyata ketersediaan tanahnya cuma 300 ribu hektar saja tanah terlantar dari 17 juta hektar yang dikuasai," bebernya.
Hanya saja, proses reforma agraria ini terkadang terbentur dengan adanya konflik-konflik seperti yang sudah dipaparkan sebelumnya. "Konflik juga terjadi tidak hanya antar perusahaan, tapi internal institusi," tambahnya.
Per-1 Juni, PT.KAI Commuter Jabodetabek berlakukan tarif progresif. Selengkapnya di "Reportase Malam", pukul 02.52 WIB, hanya di Trans TV.
(trq/trq)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Tentara Inggris yang Dibunuh dengan Sadis Bernama Lee Rigby
189 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita ยป
-
Jumat, 24/05/2013 01:04 WIB
4.564 Siswa Tak Lulus UN di Sumut
-
Jumat, 24/05/2013 00:45 WIB
Tingkat Kelulusan UN di Kaltim Hampir Mencapai 100 Persen
-
Jumat, 24/05/2013 00:35 WIB
DPR dan Pemerintah Kaji Standar Ganda Inggris Sikapi OPM
-
Jumat, 24/05/2013 00:02 WIB
Raba Bokong Perempuan di TransJ, Pria Ini Dibawa ke Kantor Polisi
-
Kamis, 23/05/2013 23:24 WIB
Kronologi Penangkapan 2 Napi Pemasok Sabu ke Danlanal Semarang
-
Jumat, 24/05/2013 00:02 WIB
Raba Bokong Perempuan di TransJ, Pria Ini Dibawa ke Kantor Polisi
-
Jumat, 24/05/2013 00:16 WIB
Tentara Inggris yang Dibunuh dengan Sadis Bernama Lee Rigby
-
Kamis, 23/05/2013 14:28 WIB
Sesal Ibunda Darin Kepada Luthfi Hasan
-
Kamis, 23/05/2013 08:03 WIB
Pesan Pelaku Pemenggal Tentara Inggris: Anda Tidak Pernah Aman!
-
Kamis, 23/05/2013 14:09 WIB
3 Janji Wah 'Papa' Luthfi untuk 'Mama' Darin
-
Kamis, 23/05/2013 07:03 WIB
Sadis! Seorang Tentara Inggris Dipenggal di Jalanan London
-
Kamis, 23/05/2013 10:39 WIB
Sedalam Apa Hubungan Darin-Luthfi? Ini 4 Jawaban Elite PKS
-
Kamis, 23/05/2013 11:02 WIB
Darin Mumtazah Jadi Kembang di Sekolah, Disukai Banyak Cowok
-
579 Komentar
-
363 Komentar
-
217 Komentar
-
216 Komentar
-
198 Komentar
-
145 Komentar
-
136 Komentar
-
135 Komentar
-
Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
ProKontra
Index »
Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal
Pro
Kontra
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,844.000
- Rp .000
MustRead
close
-
Kamis, 23/05/2013 17:09 WIB
Koper Sudah Kembali, Penumpang Tetap Gugat Lion Air Rp 23 Miliar
-
Kamis, 23/05/2013 17:07 WIB
Mohammad Mu'tashim dan Suwarsono Jadi Penasihat KPK 2013-2017
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer
















Made Tantrawan (21), mahasiswa Fakultas MIPA UGM memiliki catatan prestasi yang luar biasa. Ia menjadi langganan juara olimpiade internasional dan kini lulus dengan sempurna. Apa resepnya?
Perlawanan para koruptor memang bervariasi. Sejak pertama kali pemberantasan korupsi dilakukan pada permulaan revolusi di Indonesia, tahun 1957, perlawanan sudah terjadi. Perlawanan para koruptor sudah merupakan hukum besi. Hukum perlawanan adalah hukum kemestian.
