detikcom
Jumat, 22/06/2012 13:59 WIB

TNI AU: Fokker-27 Tak Ada Kotak Hitam, Semua Pesawat Militer Sama

Chazizah Gusnita - detikNews
Jakarta - Kotak hitam atau black box biasanya selalu dicari dalam setiap kecelakaan pesawat. Namun berbeda dengan pesawat militer, seperti Fokker-27. Fokker-27 yang kecelakaan di Kompleks Lanud Halim Perdanakusumah, Jakarta Timur, tak punya kotak hitam.

"Di mana pun nggak ada kotak hitam untuk pesawat militer," kata Kadispen TNI AU Marsma Azman Yunus kepada detikcom, Jumat (22/6/2012). Dia meluruskan pernyataan Kasubdispenum TNI AU Kol Agung Sasongko Jati semalam yang menyebut kotak hitam Fokker sudah diamankan.

Azman mengatakan seluruh pesawat militer di dunia juga tak mempunyai kotak hitam. "Semuanya di negara mana pun sama. Nggak ada (kotak hitam)," jelasnya.

Menurut Azman, untuk mengetahui penyebab terjadinya kecelakaan pada pesawat militer akan ada tim investigasi. Tim inilah yang tahu dari mana saja penyelidikan dilakukan tanpa menggunakan kotak hitam.

"Tim investigasi kan ada. Kita kan militer, ada dinas keselamatan dan kerja, kelaikan dan segala macam. Nanti mereka (tim) yang tahu ke mana saja akan dilaksanakan investigasi itu," jelas Azman.

Pesawat militer tidak dilengkapi kotak hitam untuk menjaga kerahasiaan. Investigasi dilakukan dengan mencari sejumlah barang bukti di lokasi kecelakaan pesawat tersebut.

(gus/nrl)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
      50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
      Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
      Gb Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
    ProKontra Index »

    Melawan KPK Jadi Bumerang Buat PKS

    PKS melakukan perlawanan ke KPK dengan akan melaporkan penyidik KPK ke Mabes Polri. Menurut konsultan politik Dimas Oky Nugroho dari Akar Rumput Strategic Political Consulting, aksi PKS ini justru akan menjadi bumerang, kehilangan simpati publik. Lebih baik, PKS tak ikut campur dalam kasus Luthfi Hasan Ishaaq. PKS bisa mencontoh partai lainnya bila berhadapan dengan KPK dengan melakukan pembersihan internal. Bila Anda setuju dengan pernyataan Dimas Oky Nugroho, pilih Pro!
    Pro
    46%
    Kontra
    54%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel