Jumat, 22/06/2012 13:42 WIB

Ini Dia Aset Rp 5,9 M Milik Terduga Teroris yang Didapat dari Kejahatan IT

Andri Haryanto - detikNews
Jakarta - Datasemen Khusus (Densus 88) Anti Teror menangkap tersangka terorisme yang diduga menyokong serangkaian kegiatan kelompok teroris. Tersangka berinisial RG diketahui melakukan sejumlah aksi kejahatan IT untuk mengumpulkan dana serta membelanjakan sejumlah aset dengan total belanja Rp. 5,9 miliar.

"Dari sebagian dana hasil kejahatan hacking, RG membeli aset di Medan. Jadi total aset yang dibelanjakan itu ada Rp 5,937 miliar," kata Kabag Penum Polri, Kombes Boy Rafli Amar, di Jakarta, Jumat (22/6/2012).

Boy menyebutkan rata-rata uang tersebut digunakan untuk membeli sejumlah rumah dan ruko. "Yang pertama adalah ruko tiga lantai di Azam Aquare, satu unit bangunan rumah tinggal beralamat di Jalan Karya Kasih. Satu unit bangunan rumah tinggal di Jalan Ekawarni No 4 Medan, satu ruko di Jalan Jenderal Sudirman," papar Boy.

RG juga membelanjakan uang hasil kejahatan IT-nya untuk beberapa unit motor dan mobil. "Ada satu mobil Daihatsu, satu Toyota Avanza, satu pickup Mitsubishi, satu Kawasaki Ninja, dua Yamaha Jupiter, satu Yamaha Vega, satu Honda Supra, dua Honda Vario," jelas Boy.

Selain itu, RG juga belanja online membeli beberapa peralatan elektronik dari Hongkong senilai Rp 36 juta. "Barang-barang tersebut kini statusnya sudah disita oleh Densus 88 Antiteror Mabes Polri," kata Boy.

Boy menerangkan RG merupakan tersangka teroris yang ditangkap 3 Mei 2012 lalu bersama istrinya berinsial CF di Bandung. RG merupakan lulusan sebuah perguruan tinggi yang khusus mempelajari teknologi informasi.

(ahy/trq)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    68%
    Kontra
    32%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel