detikcom
Jumat, 22/06/2012 13:41 WIB

KPK Kirim Tim ke Batam untuk 'Napak Tilas' Perjalanan Neneng

Fajar Pratama - detikNews
Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengirim tim ke Batam. Tim itu akan menelusuri tempat-tempat yang disinggahi Neneng Sri Wahyuni dalam perjalanan kembali ke Indonesia.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, tim itu berangkat pada Kamis 21 Juni. Namun baru mulai bergerak pada Jumat 22 Juni ini. Tim berpencar menjadi dua, ada yang ke Batam dan ada juga yang ke Pekanbaru.

Khusus untuk tim yang di Batam, tim melakukan penelusuran tempat-tempat yang dilewati atau disinggahi Neneng. Salah satunya, hotel Grand Batam Center.

Jubir KPK Johan Budi SP membenarkan pergerakan tim tersebut. "Di Batam tim memeriksa hotel dan lain-lain terkait perjalanan Neneng dan orang Malaysia itu, sudah selesai hari ini," tutur Johan ketika dikonfirmasi, Jumat (22/6/2012) hari ini.

Perjalanan Neneng ke Indonesia dari Malaysia sebenarnya berawal dari Selasa (12/6). Ia pergi ke Batam melalui jalur laut dan sempat bermalam di Hotel Central Batam.

Pada Rabu 13 Juni sekitar pukul 09.30 WIB, Neneng yang ditemani oleh seorang perempuan bertolak ke Jakarta. Kali ini, ia menumpang pesawat Citilink guna mencapai Bandara Soekarno-Hatta.

KPK justru mendapat informasi berbeda. Dari informasi yang masuk, Neneng seharusnya menumpang pesawat Garuda Indonesia.

KPK pun kemudian menyebarkan tim ke sejumlah tempat yang bakal diendus bakal didatangi Neneng. Salah satu tim juga berusaha untuk membuntuti Neneng yang meninggalkan bandara menggunakan taxi silver bird. Namun lagi-lagi KPK kehilangan jejak Neneng.

Keberadaan Neneng kembali diketahui tengah berada di Kemang. Ia berada di Kemang diduga untuk membeli makanan. Dari situ, Neneng pun kembali memberhentikan taxi guna menumpang ke rumahnya di kawasan Pejaten. Di situ, istri M Nazaruddin ini akhirnya ditangkap.


rencana kenaikan BBM sebabkan penimbunan bbm, bbm bersubdisi jadi langka.saksikan peneluran Reportase investigasi minggu pukul 16.45 WIB Hanya di TransTV

(fjp/aan)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    58%
    Kontra
    42%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    • Rp .000
    • Rp .000