detikcom
Jumat, 22/06/2012 11:24 WIB

Komisi I Pertimbangkan Percepat Penggantian Fokker 27 TNI AU

Ferdinan - detikNews
Jakarta - Masih ada lima unit Fokker 27 yang TNI AU operasikan. Menyusul musibah di Halim Perdanakusumah petang kemarin, Komisi I DPR mempertimbangkan mempercepat penggantiannya secara bertahap dengan CN-295 yang semula dijadwalkan akan dimulai pada akhir tahun ini.

"Kita akan minta pengiriman pesawat baru itu lebih cepat," kata Wakil Ketua Komisi I DPR, Tubagus Hasanudin, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (22/6/2012).

Menurutnya beberapa waktu lalu Kementerian Pertahanan telah memastikan seluruh Fokker 27 yang TNI AU gunakan sejak 1977 akan diganti dengan CN-295. Sebanyak dua dari 10 unit pesawat angkut ringan baru hasil produksi Cassa Spanyol bersama PT Dirgantara Indonesia itu akan siap terbang pada Oktober 2012.

"Pengadaan sisanya bertahap sampai 2014," papar Hasanudin.

Lebih lanjut purnawirawan TNI AD ini menyatakan, seluruh unit Fokker 27 TNI AU sebenarnya dalam kondisi layak terbang sebab selalu mendapatkan perawatan rutin. Sehingga meski usianya sudah cukup tua, namun tetap mampu menjalankan misi latihan, pengangkutan cargo ringan dan pasukan penerjun hingga VVIP.

"Kita dorong agar investigasi penyebab kecelakaan dilaksanakan dengan baik dan dipertimbangkan apakah (unit Fokker 27 TNI AU yang lain -red) masih bisa dipakai lagi," sambung politisi PDIP ini.


Bahan makanan sisa restoran dimanfaatkan oknum pedagang curang. Kemana saja produk olahan mereka dijual? Saksikan penelusurannya di "Reportase Investigasi" pukul 16.45 WIB, hanya di Trans TV.

(fdn/lh)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    56%
    Kontra
    44%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    • Rp .000
    • Rp .000