Jumat, 22/06/2012 10:54 WIB

Hampir 170 Orang Tewas di Suriah dalam Sehari

Rita Uli Hutapea - detikNews
Foto: AFP
Damaskus, - Lagi-lagi korban jiwa terus berjatuhan di Suriah. Hampir 170 orang, sebagian besar warga sipil, tewas dalam berbagai kekerasan di Suriah pada Kamis, 21 Juni waktu setempat.

"Ini merupakan hari paling berdarah sejak dimulainya gencatan senjata (pada 12 April) dan salah satu hari yang paling berdarah sejak awal revoluasi menentang rezim Suriah," ujar Direktur Syrian Observatory for Human Rights, Rami Abdel Rahman kepada kantor berita AFP, Jumat (22/6/2012).

Menurut organisasi pemantau HAM Suriah tersebut, sepanjang Kamis, sebanyak 104 warga sipil tewas dalam berbagai serangan juga pertempuran antara pasukan Suriah dan pemberontak. Sebanyak 54 tentara dan 10 pejuang pemberontak juga tewas di hari yang sama.

Korban jiwa terbesar terjadi di wilayah Homs, di mana 31 warga sipil dan seorang pejuang pemberontak tewas. Kemudian di daerah Douma dekat Damaskus, yang merupakan salah satu basis pemberontak, sebanyak 30 warga sipil tewas.

Adapun di wilayah Deraa, Suriah selatan, sedikitnya 24 warga sipil tewas termasuk dua anak-anak. Lima pejuang pemberontak juga tewas pada Kamis (21/6) tersebut.

Menurut Observatory, lebih dari 15 ribu orang telah tewas sejak revolusi menentang rezim Presiden Suriah Bashar al-Assad dimulai pada Maret 2011 lalu.

(ita/nrl)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    75%
    Kontra
    25%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel