detikcom
Jumat, 22/06/2012 10:45 WIB

Polisi Periksa PT MUS Terkait Terlemparnya 'Palu Thor' di Balaraja

Chazizah Gusnita - detikNews
Jakarta - Pihak dari PT Mandiri Union Sejati (MUS) sudah diperiksa polisi terkait jatuhnya 'palu Thor' di TB Mitra Rezeki, Balaraja, Kabupaten Tangerang. 'Palu raksasa' itu menghujam atap kamar, menghancurkan motor lalu melesak ke dalam tanah hingga 1 meter.

Hingga kini masih belum diketahui apakah ada kelalaian bekerja yang dilakukan PT MUS hingga benda tersebut terlempar.

"Kemarin kata Kapolsek sudah ada beberapa yang diambil keterangan," kata Kasat Reskrim Polres Kabupaten Tangerang Kompol Shinto Silitonga saat dihubungi detikcom, Jumat (22/6/2012).

Namun berapa banyak orang yang diperiksa dari PT MUS, Shinto mengaku belum mengetahuinya. Lokasi PT MUS sendiri, menurut Shinto, memang tidak jauh dari TB Mitra Rezeki.

"Itu semua diperiksa oleh Polsek, berapa banyaknya. Kita back-up saja," ujarnya.

Menurut Shinto, polisi bisa menjerat PT MUS dengan pasal kelalaian dalam bekerja yang mengakibatkan seseorang terluka. Namun hal itu harus juga dibuktikan oleh ahli mekanik, mengapa 'palu Thor' tersebut bisa terlempar sampai ke perusahaan pengelasan tersebut.

"Bagaimana proses terlemparnya itu dijelaskan ahli. Kalau kita kan temuan fakta, itu menyebabkan benda atau motor rusak dan seseorang luka," jelasnya.

Benda asing itu jatuh sekitar pukul 5 pagi, Kamis 21 Juni. Semula Lapan menduganya sebagai meteorit. Namun setelah diperiksa dari dekat, ternyata itu bukan benda angkasa, melainkan besi yang dicetak. Lapan menyerahkan penyelidikan itu kepada polisi. Polisi menduga benda itu adalah turbin PT MUS yang diperbaiki sekitar pukul 5 pagi.



Ikuti berbagai peristiwa hangat yang terjadi hari ini di "Reportase Sore", Pukul 16.30 WIB, Hanya di TRANS TV

(gus/nrl)





Sponsored Link
Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Jokowi Lebih Dahsyat Nyapres di 2019

Dalam berbagai survei, nama Gubernur DKI Jokowi menempati posisi teratas capres potensial 2014. Suara-suara yang menginginkan Jokowi maju menjadi Capres di Pilpres 2014 juga cukup kencang. Tetapi menurut peneliti politik senior LIPI, Siti Zuhro, Jokowi akan lebih kuat jika berkompetisi di Pilpres 2019. Bila Anda setuju dengan Siti Zuhro, pilih Pro!
Pro
34%
Kontra
66%