Jumat, 22/06/2012 10:40 WIB
Kopilot Fokker 27 yang Jatuh di Halim Lulusan Terbaik AAU 2007
Di rumah duka Dusun Kleben RT 2 RW 8 Gedongan, Colomadu, Karanganyar, Jawa Tengah, tergantung sebuah foto tiga perwira muda TNI dari tiga angkatan (AD, AU, AL) dan seorang yang berseragam polisi sedang berhadapan dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Salah seorang dalam foto itu adalah Letda Paulus Adi Prakoso yang mengenakan seragam taruna TNI AU.
"Adi (Paulus Adi -red) adalah siswa terbaik AAU tahun 2007. Foto itu adalah foto saat dia dilantik dan diambil sumpah oleh Presiden. Sebagai lulusan terbaik angkatannya, dia mewaliki lulusan AAU," ujar Widya, kerabat Adi, sembari menunjuk foto di rumah duka, Jumat (22/6/2012).
Setelah lulus dari AAU, alumnus SMAN 1 Surakarta itu kemudian mengikuti sekolah penerbang pada tahun 2008 dan lulus setahun setelahnya. Terakhir perwira muda tersebut bertugas di Lanud Halim Perdanakusumah hingga gugur dalam tugas akibat kecelakaan pesawat Fokker 27 di Halim, Jakarta Timur, kemarin. Adi adalah kopilot pesawat nahas itu.
Adi adalah bungsu dari dua bersaudara dari pasangan Sartono dan Sujiwati. Dia meninggalkan istri tercinta, dr Katarina Dwi Listyorini, yang dinikahinya pada 20 November 2011. Saat ini Katarina sedang mengandung 7 bulan anak pertama mereka.
Rencananya Adi akan dimakamkan di TMP Kusuma Bhakti, Jurug, Solo, Jumat (22/6) pukul 14.00 WIB. Sebelum pemberangkatan jenazah dari rumah duka, akan diadakan misa arwah sesuai keyakinan Katolik. Saat ini rumah duka sudah dipenuhi pelayat dari warga sekitar, teman-teman almarhum, maupun dari kesatuan TNI.
rencana kenaikan BBM sebabkan penimbunan bbm, bbm bersubdisi jadi langka.saksikan peneluran Reportase investigasi minggu pukul 16.45 WIB Hanya di TransTV
(mbr/trq)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Out Of Control, Terios Tabrak Pohon dekat TPU UI
456 share this. -
Hujan Diperkirakan Guyur Wilayah Jabodetabek Sore Hingga Malam Hari Ini
438 share this. -
Ketika Orang Rusia Belajar Bahasa Indonesia
426 share this. -
KPK Pertimbangkan Periksa Darin Mumtazah di Kediamannya
407 share this. -
Nekat! Perempuan Ini Interupsi Pidato Presiden AS Barack Obama
390 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita ยป
-
Sabtu, 25/05/2013 22:16 WIB
Tak Hadiri Rapat Timwas Century di DPR, Ini Jawaban KPK
-
Sabtu, 25/05/2013 21:37 WIB
Terseret Ombak, 9 Remaja Tewas di Minahasa
-
Sabtu, 25/05/2013 20:45 WIB
Polisi Karawaci Gagalkan Aksi Pembobolan Bengkel
-
Sabtu, 25/05/2013 20:23 WIB
Dalami Century, KPK akan Padukan Keterangan Sri Mulyani & Budi Mulya
-
Sabtu, 25/05/2013 19:33 WIB
Kasus Hambalang, Penahanan Berdasarkan Urutan Penetapan Tersangka
-
Sabtu, 25/05/2013 21:37 WIB
Terseret Ombak, 9 Remaja Tewas di Minahasa
-
Sabtu, 25/05/2013 20:45 WIB
Polisi Karawaci Gagalkan Aksi Pembobolan Bengkel
-
Sabtu, 25/05/2013 22:16 WIB
Tak Hadiri Rapat Timwas Century di DPR, Ini Jawaban KPK
-
Sabtu, 25/05/2013 20:23 WIB
Dalami Century, KPK akan Padukan Keterangan Sri Mulyani & Budi Mulya
-
Sabtu, 25/05/2013 19:31 WIB
Kasus Hambalang, Penahanan Berdasarkan Urutan Penetapan Tersangka
-
Sabtu, 25/05/2013 18:41 WIB
Tunggu Pemeriksaan Darin, Pelimpahan Berkas Luthfi ke Pengadilan Ditunda
-
Sabtu, 25/05/2013 18:38 WIB
Pelajar Solo Tersesat di Gunung Merbabu
-
Sabtu, 25/05/2013 17:02 WIB
3 Jurus Tim KPK Mengorek Darin
-
544 Komentar
-
365 Komentar
-
257 Komentar
-
208 Komentar
-
205 Komentar
-
179 Komentar
-
152 Komentar
-
145 Komentar
-
Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
ProKontra
Index »
Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal
Pro
Kontra
MustRead
close
-
Sabtu, 25/05/2013 13:34 WIB
Menlu AS Tegaskan Dukungan Penuh Untuk Rezim Israel
-
Sabtu, 25/05/2013 10:58 WIB
Begitu Dapat Kerugian Negara Hambalang dari BPK, KPK akan Tahan Tersangka
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer












Made Tantrawan (21), mahasiswa Fakultas MIPA UGM memiliki catatan prestasi yang luar biasa. Ia menjadi langganan juara olimpiade internasional dan kini lulus dengan sempurna. Apa resepnya?
Perlawanan para koruptor memang bervariasi. Sejak pertama kali pemberantasan korupsi dilakukan pada permulaan revolusi di Indonesia, tahun 1957, perlawanan sudah terjadi. Perlawanan para koruptor sudah merupakan hukum besi. Hukum perlawanan adalah hukum kemestian.
