BBC Indonesia
Jumat, 22/06/2012 10:23 WIB

Pencarian korban tenggelam di Pulau Christmas

BBCIndonesia.com - detikNews

Para pencari suaka sering memakai kapal tak layak saat menyeberang ke Australia dari Indonesia.

Tim penyelamat melanjutkan pencarian lusinan orang yang hilang saat sebuah kapal tenggelam di utara Pulau Christmas.

Sejauh ini tiga orang ditemukan tewas dan 110 orang berhasil diselamatkan dari laut, tetapi petugas meyakini kapal yang tenggelam tersebut bermuatan 200 orang.

Kapal patroli Australia melakukan pencarian korban tenggelam dibantu kapal nelayan dan pesawat terbang.

Kapal yang diyakini membawa para pencari suaka tersebut karam, Kamis (21/06) kemarin.

Pulau Christmas berada di barat laut perairan Australia, tetapi lebih dekat dengan wilayah Indonesia, dan sering menjadi target bagi para pencari suaka untuk masuk ke Australia secara ilegal.

Seringkali kapal pengangkut imigran ilegal tersebut kelebihan muatan dan dalam kondisi yang buruk.

Kondisi kritis

Para petugas mengatakan perahu tersebut mengeluarkan seruan darurat dan kemudian ditemukan dalam kondisi tenggelam oleh pesawat pengintai Australia.

"Kami masih dalam kondisi kritis dimana masih banyak jiwa yang mungkin diselamatkan, demikian pernyataan Menteri Dalam Negeri Australia Jason Clare.

Semua penumpang kapal diduga semuanya lelaki, dengan seorang anak berusia 13 tahun yang berhasil diselamatkan. Masih belum jelas negara asal mereka.

Sekitar 40 orang ditemukan tengah menempel di lambung kapal dan banyak juga yang mengapung memegang pecahan kapal, kata Clare.

Seorang juru bicara dari Otoritas Keamanan Maritim Australia, AMSA, mengatakan suhu air dalam kondisi baik yang kemungkinan bisa membantu dalam menemukan korban.

Mereka yang berhasil diselamatkan dikirim ke Pulau Christmas, tempat pusat tahanan imigrasi terbesar Australia berada. Mereka disebut dalam kondisi sehat.

Dalam beberapa tahun terakhir gelombang pencari suaka, kebanyakan berasal dari Afghanistan, Sri Lanka dan Irak, mendatangi kawasan Australia melaui jalur dari Indonesia menggunakan kapal meski sering tenggelam.

Sekitar 50 pencari suaka tewas ketika kapal mereka pecah menabrak karang di Pulau Christmas pada bulan Desember 2010.

"Kecelakaan kali ini kembali menggarisbawahi bahayanya alam dalam perjalanan penuh resiko ini, dan ini adalah akibat dari langkah putus asa dan berbahaya orang-orang ketika mereka lari dari hukuman di negara asal mereka, kata badan pengungsi PBB dalam sebuah pernyataan.

(bbc/bbc)



  • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
    Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
    Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
ProKontra Index »

Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
Pro
56%
Kontra
44%
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
  • Rp .000
  • Rp .000