Jumat, 22/06/2012 10:19 WIB

WNI Tewas di Marina Bay Sands, Ada Uang Rp 302 Juta di Kamarnya

Rita Uli Hutapea - detikNews
Foto: Straits Times
Singapura, - Kepolisian Singapura masih terus menyelidiki kematian turis asal Indonesia yang ditemukan tewas di kompleks hotel mewah Marina Bay Sands (MBS). Pria bernama Wilim Charles yang beralamat di Jl. Puri Indah E9/20 RT 09/RW 05, Kembangan, Jakarta Barat itu merupakan tamu reguler yang telah beberapa kali menginap di MBS.

Seorang pejabat Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Singapura, Sukmo Yuwono mengatakan seperti dilansir Straits Times dan Asia One, Jumat (22/6/2012), polisi menemukan uang sebesar 41.000 dolar Singapura (sekitar Rp 302 juta) di dalam kamar korban.

Jendela kamar korban yang berada di lantai 52 gedung MBS dilaporkan dalam keadaan terbuka. Kepolisian menduga WNI berumur 33 tahun itu, bunuh diri dengan melompat dari kamarnya di Suite 5209. Charles diketahui masuk ke Singapura dengan visa turis sekitar sebulan lalu.

Jasad Charles ditemukan pada Rabu, 20 Juni sekitar pukul 21.00 waktu setempat di dekat restoran Rise di lobi hotel yang berada di lantai dasar.

Kepolisian Singapura juga tengah menginterogasi seorang wanita Taiwan yang diyakini sebagai teman korban.

Sebelumnya, Straits Times memberitakan, jasad WNI itu rusak dan tercabik menjadi beberapa bagian. Diduga, kondisi tersebut disebabkan oleh tekanan yang begitu besar terhadap tubuh pria ini akibat terhantam ke tanah.

Kaki korban bahkan terlontar sejauh 10 meter dari lokasi penemuan jasadnya. Sedangkan sebagian potongan tubuh korban dilaporkan ditemukan secara terpisah, berada di lantai 18.

Penemuan jasad ini merupakan yang kedua kalinya terjadi di kompleks hotel mewah MBS tersebut dalam sebulan terakhir. Pada 12 Juni lalu, jasad seorang turis asal Jerman ditemukan di dekat salah satu menara gedung MBS. Pria ini diduga terjun dari kawasan SkyPark yang ada di lantai 56, atau pada ketinggian 200 meter dari tanah.




(ita/nrl)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
      50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
      Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
      Gb Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    100%
    Kontra
    0%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel