Jumat, 22/06/2012 09:37 WIB

Hari Ini 2 Korban Fokker Dimakamkan di Solo dan Sukoharjo

Muchus Budi R. - detikNews
Dok Detikcom
Solo - Dua anggota TNI AU yang menjadi korban tewas kecelakaan pesawat Fokker 27 di Halim Perdanakusumah, hari ini akan dimakamkan. Kopilot Lettu (Pnb) Paulus Adi Prokoso dan Serma Simulato akan dimakamkan di Solo dan di Sukoharjo. Paulus Adi dimakamkan di taman makam pahlawan, sedangkan Sih Mulato di pemakaman desa tempat tinggalnya.

Dua jenazah anggota TNI tersebut hingga saat berita ini diturunkan, belum tiba di lanud Adi Soemarmo, Solo. Kapentak Lanud Adi Soemarmo, Kapten (Sus) Juni Kurniawati, memperkirakan perjalanan pesawat dari Jakarta menuju Solo akan menempuh waktu sekitar dua jam. Hal itu dikarenakan pesawat pembawa jenazah terlebih dulu harus singgah mendarat di Lanud Adi Soetjipto Yogyakarta untuk menurunkan jenazah korban lainnya. Setelah itu baru meneruskan perjalanan ke Solo.

Setibanya di Solo, kata Juni, dua jenazah akan dibawa ke rumah duka masing-masing. Lettu Paulus Adi akan dibawa ke rumah duka di Dusun Kleben, RT 02, RW 8, Desa Gedongan, Colomadu, Karanganyar. Sedangkan jenazah Serma Sih Mulato dibawa ke rumah duka di Dusun Kopen Timur, RT 01, RW 07, Jalan Salak, Gang Anggur, Desa Ngadirejo, Kartosuro, Sukoharjo.

"Sesuai rencana Lettu (Pnb) Paulus Adi Prokoso akan dimakamkan di TMP Kusuma Bhakti Jurug, Solo, pukul 14.00 WIB, sedangkan Serma Sih Mulato dimakamkan di pemakaman desa setempat pada pukul 14.30 WIB. Keduanya akan dimakamkan dengan tatacara pemakaman militer," ujar Juni Kurniawati, Jumat (22/6/2012).

Lebih lanjut Juni memaparkan, hingga gugur dalam tugasnya, Lettu Paulus Adi meninggalkan seorang istri yang saat ini sedang mengandung tujuh bulan yang merupakan anak pertama pasangan tersebut. Sedangkan Serma Sih Mulato meninggalkan seorang istri dan seorang anak.


(mbr/try)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 21/05/2013 11:43 WIB
      15 Tahun Reformasi
      Emha Ainun Nadjib: Reformasi Itu Omong Kosong
      Gb Budayawan Emha Ainun Nadjib berada di pusaran arus perubahan kekuasaan 1998. Dia adalah salah satu tokoh yang dengan lantang meminta Presiden Soeharto mengundurkan diri dari jabatannya. Tapi reformasi yang terjadi sampai saat ini, kata dia, palsu belaka. Mengapa?
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    89%
    Kontra
    11%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel