detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Jumat, 18/04/2014 10:02 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Jumat, 22/06/2012 08:42 WIB

Korban Rumah Terbakar Akibat Fokker 27 Ngungsi ke Rumah Dinas TNI AU

Rivki - detikNews
Jakarta - Warga Kompleks Rajawali, Jakarta Timur, yang rumahnya rusak dan terbakar akibat tertimpa pesawat Fokker 27, diungsikan ke rumah dinas TNI AU yang kosong. Rumah dinas itu terletak di kompleks yang sama.

"Banyak rumah dinas dan mess di situ yang kosong, dan itu kami sediakan untuk para korban," kata Kapuspen TNI, Laksamana Muda Iskandar Sitompul, saat dihubungi detikcom, Jumat (22/6/2012).

Iskandar menambahkan rumah dan mess itu sudah siap untuk dihuni para korban. Rumah tersebut juga sudah dilengkapi alat rumah tangga.

"Rumah dan mess itu sudah dilengkapi perlengkapan seperti dapur, kamar mandi dan lalin-lain," jelasnya.

Pihaknya berjanji tidak akan menelantarkan keluarga korban dari musibah Fokker 27. "Kita pasti beri perhatian kepada mereka," janji Iskandar.

Seperti diberitakan sebelumnya, pesawat Fokker 27 milik TNI AU jatuh di Kompleks Rajawali, Halim Perdanakusumah, Jakarta Timur, pada sekitar pukul 14.45 WIB. Sebanyak 11 orang dinyatakan tewas dan 11 lainnya mengalami luka-luka.

Pesawat itu bernomor register A 2708 buatan tahun 1977. Pesawat nahas itu dipiloti Mayor Pnb. Heri Setiawan dan kopilot Lettu Paulus. Pesawat jatuh saat latihan rutin untuk menguji instrumen pesawat.


Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(rvk/rmd)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%