detikcom
Jumat, 22/06/2012 08:05 WIB

2 Hercules C-130 Disiapkan untuk Mengantarkan 11 Jenazah Korban Fokker

Mega Putra Ratya - detikNews
Jakarta - Dua pesawat jenis Hercules C-130 telah disiapkan pihak TNI AU untuk mengantarkan jenazah kru korban musibah Fokker ke kampung halaman mereka masing-masing. Pemberangkatan pesawat dilakukan setelah upacara militer penyerahan jenazah kepada keluarga korban.

"Di Lanud Halim Perdanakusumah masih dilakukan persiapan untuk upacara penyerahan jenazah kepada keluarga. Dua pesawat Hercules C-130 sudah disiapkan,' ujar Kasubdis Penum TNI AU Kolonel PNB Agung Sasongko Jati di Lanud Halim Perdanakusumah, Jakarta, Jumat (22/6/2012).

Agung menjelaskan pesawat Hercules pertama bernomor A 1317 mengantarkan jenazah ke tiga kota tujuan, yaitu Yogyakarta untuk mengantarkan jenazah Mayor Heri Setiawan, Solo untuk mengantarkan jenazah Lettu Paulus Adi Prakoso dan Serma Sihmulato, dan Madiun untuk mengantar jenazah Serka Wahyudi dan Sertu Purwo Adianto.

Sedangkan pesawat Hercules kedua bernomor A 1315 mengantarkan jenazah ke dua kota tujuan, yaitu Bandung untuk mengantarkan jenazah Letda Syahroni, dan Makassar untuk mengantarkan 4 jenazah dari keluarga Mayor Yohanes Tandi Sosang, yaitu Onci Belarundun (29), Martianan Rore (67),Bian Tandi Sosang (6)dan Nevlin Tanone (2).

Inspektur upacara militer penyerahan 11 jenazah tersebut akan dipimpin komanda Lanud Halim Perdanakusumah Marsekal Pertama Asep Adang.

Pesawat Fokker 27 milik TNI AU jatuh di Komplek Rajawali, Halim Perdanakusumah, Kamis (21/6) pukul 14.45 WIB. Pesawat itu bernomor register A 2708 buatan tahun 1977. Pesawat nahas itu dipiloti Mayor Pnb Heri Setiawan dan kopilot Lettu Paulus. Pesawat jatuh saat latihan rutin. 11 Orang dinyatakan tewas dan 11 lainnya mengalami luka-luka.


Simak rangkuman aneka berita penting dan menarik sepanjang hari ini di "Reportase Malam" Pukul 0.30 WIB hanya di TransTV

(rmd/rvk)





Sponsored Link
Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Jokowi Lebih Dahsyat Nyapres di 2019

Dalam berbagai survei, nama Gubernur DKI Jokowi menempati posisi teratas capres potensial 2014. Suara-suara yang menginginkan Jokowi maju menjadi Capres di Pilpres 2014 juga cukup kencang. Tetapi menurut peneliti politik senior LIPI, Siti Zuhro, Jokowi akan lebih kuat jika berkompetisi di Pilpres 2019. Bila Anda setuju dengan Siti Zuhro, pilih Pro!
Pro
33%
Kontra
67%