detikcom
Jumat, 22/06/2012 07:47 WIB

Mengenal Pesawat Fokker 27, 'Burung Besi' Andalan TNI AU

Rivki - detikNews
Jakarta - Dunia dirgantara Indonesia kembali dirundung duka. Kali ini, nasib nahas menimpa pesawat angkutan personel TNI AU Fokker 27. Pesawat tersebut jatuh saat mau mendarat di Lanud Halim Perdanakusumah, Jakarta Timur, Kamis (21/6/2012) pukul 14.45 WIB.

Pesawat Fokker 27 yang nahas itu, merupakan pesawat pabrikkan asal Belanda buatan tahun 1977. Data yang diperoleh dari berbagai sumber, pesawat ini mulai diterima TNI-AU dari pemerintah Belanda pada 1975 dan 1976.

Pesawat Fokker F-27 asal Belanda ini didesain sekitar 1950-an sebagai pengganti dari pesawat Douglas DC-3 Dakota, yang sangat sukses dalam operasionalisasi dan paling banyak diproduki sepanjang masa.

Prototype pesawat itu, diterbangkan pertama kali pada tahun 1955. Pesawat tersebut sangat laris dan dipakai sebagai alat angkut pasukan udara diberbagai negara, seperti Amerika Serikat, Spanyol, Italia dan lain-lain.

Pada tahun 1996 perusahaan Fokker dinyatakan bangkrut, dan diambil alih oleh Stork N.V. atau yang kini dikenal sebagai Stork Aerospace Group.

Berikut data spesifikasi pesawat Fokker 27 yang diperoleh dari situs Wikipedia:

Kapasitas kru : 2-3 orang
Kapasitas penumpang : 48-56 penumpang
Panjang badan pesawat : 25,06 meter
Lebar sayap pesawat : 29 m
Kecepatan jelajah 518 km/jam
Jangkauan: 1,826 km (986 nm, 1,135 mi)
Kecepatan menanjak : 7.37 m/s (1,450 ft/min)
Tinggi : 8.72 m (28 ft 7 in)
Berat kosong : 11,204 kg (24,650 lb)
Berat maksimum take off : 19,773 kg (43,500 lb)
Mesin : 2 Rolls-Royce Dart Mk.532-7 turboprop, 1,678 kW (2,250 eshp).


Anak seorang pembantu raih nilai UN tertinggi se-Jawa Timur. Saksikan kisahnya di "Reportase Sore", pukul 16.30 WIB, hanya di Trans TV.

(rvk/rmd)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    57%
    Kontra
    43%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    • Rp .000
    • Rp .000