Jumat, 22/06/2012 06:42 WIB

Hakim Loyalis Khadafi Tewas Ditembak Saat Hendak ke Masjid

Ramdhan Muhaimin - detikNews
Tripoli, - Perang saudara di Libya masih terus terjadi sejak setahun setelah jatuhnya pemerintahan Moammar Khadafi. Terbaru, hakim Libya, Jumaa Hassan al-Jazwi, tewas ditembak sekelompok orang tidak dikenal. Penembakan itu terjadi ketika Jumaa hendak menunaikan shalat ashar.

"Ayah saya dibunuh dalam perjalanan ke masjid Shaheed Ahmed Sharif di kota timur Benghazi, tempat lahirnya pemberontakan yang menggulingkan rezim Khadafi," kata putra Jumaa, Ali al Jazwi, sebagaimana dikutip dari Al Arabiya News, Jumat (22/6/2012) .

Penembakan itu terjadi pada Kamis (21/6) kemarin. Para pelaku melepaskan tembakan ke arah Jumaa dari sebuah mobil yang mereka gunakan.

Hakim Jumaa diketahui sebagai salah seorang loyalis Khadafi. Dialah yang memerintahkan penangkapan terhadap mantan menteri dalam negeri era Khadafi, Abdul Fatah Yunus karena membelot dan memimpin pemberontakan terhadap Khadafi.

Seorang pejabat di Benghazi Medical Centre yang mengkonfirmasi kematian tersebut, menyebutkan terdapat sejumlah luka di tubuh jasad Jumaa. Peluru yang mengenai jasad Jumaa masuk dari sisi kanan dan keluar melalui sebelah kiri.

Abdul Fatah Yunus sendiri telah tewas secara misterius. Yunes adalah bagian dari kelompok yang membantu membawa Khadafi ke puncak kekuasaan pada 1969. Namun membelot pada bulan Februari 2011 untuk bergabung dengan pemberontakan populer yang meningkat menjadi pemberontakan yang didukung NATO. Langkah politik Yunus membuat Khadafi berang dan memecatnya.



Reportase Sore

(rmd/rvk)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    66%
    Kontra
    34%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel