Jumat, 22/06/2012 04:57 WIB
KPU DKI Siapkan 15 Ribu Template Braille Bagi Pemilih Tunanetra
"Nanti di tempat pemungutan suara, dia yang tidak punya masalah dengan penglihatan pakai surat suara biasa. Tapi KPU DKI menyediakan template braille bagi tunanetra," ujar Ketua KPU DKI, Dahliah Umar saat berbincang dengan wartawan di kantornya, Jalan budi Kemuliaan, Jakarta Pusat, Kamis (21/6/2012) malam.
Menurutnya, template braille akan disediakan di seluruh TPS di DKI Jakarta, yaitu sebanyak 15.059 template braille.
"Jadi ketika mereka yang tunanetra memilih, dia meraba dulu angka dan nomor. Kalau sudah memutuskan, baru mencoblos di sini. Baru dimasukkan dalam kotak suara," tuturnya sambil menunjuk kotak kecil tempat mencoblos.
Ia menjelaskan bahwa teknologi template braille itu sangat murah dan mudah digunakan oleh kalangan tunanetra. Tidak saja tunanetra yang bisa membaca braille, yang tidak bisa membaca braille pun bisa menggunakannya.
"Ini ada angka batangan nomor urut yang bisa diraba oleh tunanetra yang tidak bisa membaca braille. Nanti kalau mereka (tunanetra) perlu bantuan, dia dibantu. Kalau bisa sendiri, dia masukkan sndiri," kata Dahliah.
Pengamatan detikcom, template braille bagi tunanetra itu berwarna putih yang terdiri dari nomor dan nama pasangan tertulis dalam braille. Di bagian bawah kolom pasangan calon, terdapat kolom kecil bagi pemilih tunanetra untuk mencoblos pilihannya.
Template itu terdiri dari dua lipatan. Dalam prakteknya, surat suara dimasukkan ke dalam lipatan template untuk membantu pemilih tunanetra mengenali nomor dan nama pasangan. Kemudian mereka mencoblos pada kolom kecil berukuran sekitar 4x3 cm yang sudah disediakan.
(rmd/rmd)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Makan di Pendopo Sipanji Banyumas, Megawati Cerita Kondisi Indonesia
541 share this. -
Wakil Ketua Komisi IX: Freeport Lakukan Pengabaian Keselamatan Pekerja
456 share this. -
Golkar: Pak Harto Banyak Meninggalkan Pengagum di Indonesia
427 share this. -
Rekam 423 Video Cabul, Pria Singapura Diadili
267 share this. -
Gunakan Cermin Dua Sisi di Toilet Wanita, Klub Malam Ini Digugat
218 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita ยป
-
Rabu, 22/05/2013 10:19 WIB
Kasus Impor Daging, KPK Panggil 2 Sopir Luthfi
-
Rabu, 22/05/2013 10:17 WIB
Kasasi Ditolak, Bupati Bogor Harus Buka Laporan Anggaran 2009/2010
-
Rabu, 22/05/2013 10:17 WIB
Rotasi FPKS, Fahri Hamzah dan Nasir Jamil Kembali ke Komisi III
-
Rabu, 22/05/2013 10:17 WIB
Kasus Impor Daging, KPK Panggil 2 Sopir Luthfi
-
Rabu, 22/05/2013 10:06 WIB
Digusur, Warga Pulogadung Ungsikan Harta ke Luar Rumah
-
Rabu, 22/05/2013 09:23 WIB
Heroik! 3 Siswa SMP di Bogor Selamatkan Gadis 14 Tahun dari Pemerkosaan
-
Rabu, 22/05/2013 09:29 WIB
4 Cerita 'Hubungan Rahasia' Darin Mumtazah dan Luthfi
-
Rabu, 22/05/2013 08:36 WIB
Rumah Besar yang Disewa 'Bos' untuk Darin Mumtazah Kini Hanya Diisi Kucing
-
Rabu, 22/05/2013 10:00 WIB
Pelaku Upaya Pemerkosaan yang Diringkus Siswa SMP Kerap Tonton Film BF
-
Rabu, 22/05/2013 09:31 WIB
Geng Motor yang Menyerahkan Diri, Menjabat Panglima XTC Binaan Klewang
-
Rabu, 22/05/2013 07:48 WIB
XTC Meradang karena Klewang
-
Rabu, 22/05/2013 09:37 WIB
Lubang Menganga Tewaskan 5 Orang di China
-
Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
-
360 Komentar
-
238 Komentar
-
229 Komentar
-
215 Komentar
-
211 Komentar
-
208 Komentar
-
175 Komentar
-
162 Komentar
-
Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
ProKontra
Index »
Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal
Pro
Kontra
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,845.000
- Rp .000
MustRead
close
-
Selasa, 21/05/2013 22:18 WIB
Ibunda Darin Bantah Anaknya Menikah Siri dengan LHI
-
Selasa, 21/05/2013 20:23 WIB
DKPP Berikan Sanksi Peringatan kepada KPU
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








_5.gif)






Kenikmatan nasi goreng khas Indonesia juga tak bisa disangkal Mikhail Kouritsyn. Setiap mampir ke Indonesia, orang Rusia ini takkan lupa menyantapnya.
Dalam Forum Newsmaker Thomson Reuters di Singapura, beberapa waktu lalu, SBY lebih memilih pembangunan yang tak melulu tergantung pada sistem kapitalisme (pasar bebas) atau sosialisme (anti pasar). Jalan ketiga yang menjadi antithesis dari keduanya dianggap SBY lebih pas untuk konteks Indonesia.
