detikcom
Jumat, 22/06/2012 01:45 WIB

Sedang Ganti Ban di Pinggir Tol, Sopir & Kernet Truk Tewas Ditabrak

Rivki - detikNews
Jakarta - Nasib nahas menimpa seorang sopir dan kernetnya. Keduanya menjadi korban tabrak lari saat sedang mengganti ban truk mereka yang bocor di bahu jalan Tol Merak-Jakarta. Pelaku tabrak lari tersebut masih misterius.

Kedua korban diketahui bernama Warsito Bin Tasmudi (56) selaku sopir. Sedangkan kernetnya bernama Herman (33). Mereka tewas di lokasi, tepatnya di KM 48 ruas Tol Balaraja arah Jakarta.

"Kejadian tadi sekitar pukul 00.10 WIB. Mereka sedang mengganti ban truknya yang bocor," ujar petugas Jasa Marga, Faisal, saat dikonfirmasi detikcom, Jumat (22/6/2012).

Faisal menambahkan, kedua orang itu dalam posisi membelakangi arus kendaraan menuju Jakarta saat sedang mengganti ban. Mereka ditabrak dari belakang oleh mobil yang sampai saat ini belum diketahui identitasnya.

"Mereka membelakangi arus, sekarang sudah dilarikan ke RS Serang Banten," jelasnya.

Kasus tersebut sudah dilaporkan ke pihak kepolisian setempat. Truk dengan nomor polisi B 9005 JN tersebut juga sudah dievakuasi petugas.



Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(rvk/rmd)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
73%
Kontra
27%