Kamis, 21/06/2012 17:42 WIB

Fokker F27 Sudah 46 Tahun Mengabdi di Indonesia

Nurvita Indarini - detikNews
Halaman 1 dari 2
Fokker F-27/wikipedia
Jakarta - Pesawat Fokker F27 jatuh di kawasan Bandara Halim Perdanakusumah, Jakarta Timur. Pesawat ini sudah lama akrab dengan Indonesia. Pesawat pabrikan Belanda ini mengabdi di Indonesia sejak 1966. Memasuki pengabdian di tahun ke-46, ada catatan sejarah yang harus ditorehkan. Pesawat ini jatuh dan menimpa sejumlah rumah warga saat akan mendarat.

Fokker F-27 pertama kali beroperasi di Indonesia pada 1966. Bukan TNI AU yang pertama kali mengoperasikan pesawat ini di Tanah Air, melainkan PT Pertamina. Baru 10 tahun kemudian, pesawat ini memperkuat Skadron 2 Wing Operasi 001 Lanud Halim Perdanakusumah.

Di lingkungan militer, F27 mendapat julukan 'Trooship'. Pesawat bermesin turboprop ini dirancang dan dibangun oleh produsen pesawat Fokker asal Belanda yang sudah bangkrut.

Pesawat ini mulai didesain pada tahun 1950-an dan menjadi pengganti pesawat Douglas DC-3. Produsen mengevaluasi sejumlah nomor konfigurasi berbeda sebelum akhirnya memutuskan penggunaan mesin ganda Rolls-Royce Dart. Kabinnya bisa membuat 28 penumpang.

Prototipe pertama, PH-NIV, terbang pertama kali pada 24 November 1855. Prototipe kedua dan mesin produksi awal adalah 0,9 m (3 kaki) lebih panjang. Prototipe ini mampu mengangkut 4 penumpang lebih banyak, yakni totalnya 32 orang. Pesawat ini juga menggunakan mesin yang lebih kuat yakni Dart Mk 528. engine.

Model produksi pertama, F27-100, dikirim ke Aer Lingus pada November 1958. Pembeli awal pesawat ini antara lain Braathens AMAN, Luxair, Ansett, New Zealand National Airways Corporation, Trans Australia Airlines dan Turkish Airlines.

Pada 1956, Fokker menandatangani kesepakatan lisensi dengan produsen pesawat AS, Fairchild, untuk membangun F27 di AS. Pesawat yang dibuat di AS ini terbang pertama pada 12 April 1958. Fairchild juga mengambangkan sendiri versi lain yang dinamakan FH-227. Kebanyakan pesawat yang dijual Fairchild dibuat di Amerika Utara.Next

Halaman 1 2

Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(nrl/nrl)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
73%
Kontra
27%