Kamis, 21/06/2012 09:15 WIB
Berangkulan Tanpa Putri Mbalelo
Jumat itu menjadi catatan sejarah bagi Keraton Solo. Delapan tahun sudah, Solo memiliki dua raja kembar, Hangabehi dan Tedjowulan, yang sama-sama mengklaim sebagai Paku Buwono XIII setelah wafatnya Sinuhun Paku Buwono XII. Jumat itu, sengketa itu mencapai muaranya.
Pagi itu digelar tingalan jumenengan (ulangtahun kenaikan tahta) Paku Buwono XIII Hangabehi. Situasi tegang. Semua pihak cemas, khawatir insiden 24 Mei 2012 terulang saat jumenengan.
Saat itu Hangabehi dan Tedjowulan, tidak bisa masuk keraton. Pintu dikunci dari dalam oleh kubu Gusti Raden Ayu (GRAy) Koes Moertiyah (Gusti Mung) yang menolak rekonsiliasi.
***
Tulisan lengkap Prahara Keraton Solo bisa dibaca di edisi terbaru Majalah Detik (edisi 29, 18 Juni 2012). Edisi ini mengupas tuntas kasus Neneng Sri Wahyuni ‘Duh…Neneng’, juga ikuti artikel lainnya yang tidak kalah menarik seperti rubrik Laporan Khusus ‘Rebutan Balung Keraton Solo’, Nasional membahas ‘Bahaya Siraman Uang NasDem’, Internasional ‘Cobaan Bad June Buat Obama’, rubrik gaya hidup ‘Great Sale: Jakarta Vs Singapura’, berita komik ‘Ribut Anjing Tetangga’ rubrik seni dan hiburan dan review film ‘Prometheus’, WKWKWK ‘Dikira Demonstran, Polisi Dihajar PNS’, serta masih banyak artikel menarik lainnya.
Untuk aplikasinya bisa di-download di apps.detik.com dan versi pdf bisa di-download www.majalahdetik.com Selamat menikmati!
Ikiti berbagai peristiwa hangat yang terjadi hari ini di "Reportase Sore", Pukul 16.30 WIB, Hanya di TRANS TV
(iy/iy)
Dapatkan ulasan lengkap Fokus dengan mendownload edisi Majalah detik melalui tablet Android dan iPad, atau download versi PDFnya di majalahdetik.com.
Baca Juga
Twitter Recommendation
-
Demo Hingga Tengah Malam, Mahasiswa Bentrok dengan Polisi
544 share this. -
Siap-siap! Hari Ini Air PAM di Depok Bakal Mati 4 Jam
435 share this. -
Ada Perbaikan Jalan, Tol Cawang Arah Bekasi Macet 6 KM
279 share this. -
WNI di Eropa Juga Keluhkan Keamanan Bagasi di Bandara Soetta
267 share this. -
5 Pengedar Narkotika Dibekuk di LP Nusakambangan
242 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Laporan Khusus Terbaru
Indeks Laporan Khusus »
-
Selasa, 18/06/2013 07:07 WIB
Satria Piningit Mega
Prananda Prabowo: Biarlah Waktu Bicara
-
Senin, 17/06/2013 16:48 WIB
Agar Anak Ibu & Anak Ayah Tak Terpecah
-
Senin, 17/06/2013 06:25 WIB
Putra Mahkota yang Disimpan
-
Jumat, 14/06/2013 09:57 WIB
Menteri Lingkungan Hidup Ceko: Menata Lingkungan Bukan untuk Matikan Bisnis
-
Kamis, 13/06/2013 09:45 WIB
Jejak Nazaruddin di Curug
-
Rabu, 19/06/2013 06:27 WIB
Pertama di Indonesia! Pemakai Diampuni karena Ungkap Mafia Narkoba
-
Rabu, 19/06/2013 08:22 WIB
Kalah di Parlemen, PDIP Gelar Aksi Tolak Kenaikan Harga BBM Hari Ini
-
Rabu, 19/06/2013 07:49 WIB
Kapolres: Bagasi Rusak di Bandara, Laporkan ke Polisi
-
Rabu, 19/06/2013 07:57 WIB
Ini Rangkaian Acara HUT DKI ke-486
-
Rabu, 19/06/2013 06:16 WIB
Harga BBM Naik, Tarif Angkutan DKI Diusulkan Naik 30 %
-
Rabu, 19/06/2013 07:26 WIB
Golkar Dukung Apapun Sikap SBY Soal Nasib Menteri PKS
-
Rabu, 19/06/2013 07:08 WIB
Besok, Rusun Bagi Warga Waduk Pluit Mulai Dibangun
-
Rabu, 19/06/2013 06:42 WIB
3 Mobil Kecelakaan di Tol Tangerang, Truk Trailer Mogok di Tomang
-
426 Komentar
-
358 Komentar
-
291 Komentar
-
258 Komentar
-
227 Komentar
-
209 Komentar
-
195 Komentar
-
191 Komentar
-
Senin, 17/06/2013 18:39 WIB
Dirjen KA Tundjung Inderawan Bicara Mental Penumpang dan Seramnya MRT Subway
Seraya membangun infrastruktur seperti stasiun dan rel kereta api, Kemenhub juga mengkhawatirkan mental penumpang kereta yang belum tertib. Apalagi, teknologi maju kereta bawah tanah bakal dibangun di Jakarta. Kekhawatiran timbul bila perilaku penumpang KA masih timpang dengan teknologi transportasi.
ProKontra
Index »
Jokowi Lebih Dahsyat Nyapres di 2019
Pro
Kontra
MustRead
close
-
Rabu, 19/06/2013 03:43 WIB
Komnas HAM Umumkan Hasil Investigasi Kasus Cebongan Hari Ini
-
Rabu, 19/06/2013 02:40 WIB
Siap-siap! Hari Ini Air PAM di Depok Bakal Mati 4 Jam
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer



_10.gif)





_5.gif)






_4.gif)
Mudik selalu dirindukan bagi setiap perantau. Tak terkecuali bagi Dirjen Perhubungan Darat Soeroyo Alimoeso. Beliau curhat tentang dirinya yang tidak pernah mudik dan susahnya mengatur pemudik.
Giatnya Pemerintah memperjuangkan munculnya regulasi (Peraturan Menteri Perindustrian) tentang Low Cost and Green Car (LCGC) bersama-sama DPR-RI membuktikan bahwa Pemerintah sekarang tidak pro angkutan umum.

