detikcom
Kamis, 21/06/2012 00:32 WIB

9 Imigran Gelap Asal Afghanistan Diamankan di Lampung

Adan Bakar - detikNews
Jakarta - Sembilan imigran gelap asal Afghanistan diamankan di Bandara Beranti Lampung. Imigran yang diselundupkan dari Bengkulu ini berencana ke Jakarta.

Kabid Humas Polda Lampung AKBP Sulistyaningsih, membenarkan adanya penangkapan imigran gelap ini. "Awalnya mereka diamankan oleh petugas bandara. Para imigran tidak bisa menunjukkan paspor," kata Sulis saat dihubungi, Rabu (20/6/2012).

Imigran yang ditangkap adalah Amzad Ali (25), Malik (43), Basharad (42), Sajjad Ali (16), Sajjad Husein (17), Maqbool Hussain (17), Hamida (23), Ramsyah (40), dan Yakub (33).

Para Imigran ditangkap di Bandara, Senin (18/6) saat hendak terbang menuju Jakarta. Para imigran ini sudah membeli tiket, tapi langsung diamankan petugas karena tidak memiliki paspor. "Setelah ditangkap pihak bandara, imigran diserahkan ke polisi," kata Sulis.

Sulis mengungkapkan, imigran asal Afghanistan ini diselundupkan dari Bengkulu oleh seorang yang bernama Adi. Polisi masih melakukan pengejaran terhadap Adi.



Penimbunan BBM gunakan macam cara untuk menimbun bbm.Saksikan penelusurannya di "Reportase Investigasi" pukul 16.45 WIB, hanya di Trans TV.

(fdn/fdn)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    58%
    Kontra
    42%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    • Rp .000
    • Rp .000