Rabu, 20/06/2012 22:25 WIB
Kronologi Penangkapan Pegawai Bea Cukai di Cengkareng
Foto: Ari Saputra/detikcom
Pukul 09.30 WIB
Tim KPK telah mendapatkan informasi akan adanya upaya penyerahan uang senilai Rp 150 juta.Tim pun mulai meninggalkan kantor KPK di kawasan Kuningan dan bergerak ke Bandara. Selebihnya tim menunggu di sana.
Pukul 17.00 WIB
Warga Negara Amerika Andrew yang mewakili perusahannya TD Williamson datang bersama tiga orang yang merupakan perantara. Tiga orang itu bernama Edi, Aan dan Roy.
Meski telah menggunakan jasa perantara, Andrew datang sendiri ke lokasi yang terletak di Terminal Cargo Bandara untuk memastikan uang miliknya benar-benar sampai ke tangan Kasubsi Kargo Wahono.
Pukul 18.00 WIB
Edi menyerahkan uang Rp 104 juta kepada Wahono. Edi ditemani Aan. Begitu melihat uang dalam tras kresek sudah diserahkan ke Wahono, Andrew yang mengamati dari jauh bergegas meninggalkan lokasi, ditemani Roy. Tim KPK menangkap Wahono, Edi dan Aaan. Bersama ketiganya tim juga mengangkut security di bagian kargo karena merupakan saksi mata kejadian.
Pukul 18.30 WIB
Tim KPK mendeteksi Andrew bergegas meninggalkan bandara via tol, tim pun berpencar untuk melakukan pengejaran. Di rest area Km 13 Jakarta-Merak, Andrew dan Roy ditangkap KPK. Bersama keduanya, tim turut membawa supir Andrew.
Pukul 19.00-19.30 WIB
Rombongan tim KPK yang membawa lima orang itu sampai di kantor KPK di kawasan Kuningan. Mereka akan diperiksa maksimal 1 x 24 jam untuk menentukan status mereka selanjutnya.
Pukul 19.30 WIB
Dalam pemeriksaan, KPK selain menemukan uang Rp 104 juta yang diterima Wahono, penyidik juga menemukan uang Rp 6 juta di kantong Edi. Dari Roy, penyidik juga menemukan sejumlah uang. "Tapi jumlahnya masih dihitung," tutur Jubir KPK Johan Budi.
(fjp/fdn)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Kelelahan, Bupati Tegal Meninggal Dunia
1,416 share this. -
Akhirnya, Prancis Resmi Legalkan Pernikahan Sesama Jenis
994 share this. -
Ditolak Bercinta, Gadis 19 Tahun Gigit Penis Kekasihnya
866 share this. -
Konglomerat Swedia Kalah Melawan Pedagang Glodok
789 share this. -
Kapal Malaysia Tertangkap Curi Ikan di Selat Malaka
748 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita ยป
-
Sabtu, 18/05/2013 22:26 WIB
Aiptu LS Ditahan Atau Tidak, Ditentukan Besok Malam
-
Sabtu, 18/05/2013 22:08 WIB
Mabes Polri: Penangkapan Dilakukan Tim Gabungan Bareskrim & Polda Papua
-
Sabtu, 18/05/2013 21:44 WIB
Wisata Malam Hari Bersama Jokowi di Solo
-
Sabtu, 18/05/2013 21:22 WIB
Bob Hasan Bela Aiptu LS, Tak Ada Illegal Logging
-
Sabtu, 18/05/2013 20:48 WIB
Aiptu Labora Diperiksa di Bareskrim Mabes Polri
-
Sabtu, 18/05/2013 21:22 WIB
Bob Hasan Bela Aiptu LS, Tak Ada Illegal Logging
-
Sabtu, 18/05/2013 21:44 WIB
Wisata Malam Hari Bersama Jokowi di Solo
-
Sabtu, 18/05/2013 22:08 WIB
Mabes Polri: Penangkapan Dilakukan Tim Gabungan Bareskrim & Polda Papua
-
Sabtu, 18/05/2013 20:08 WIB
Usai Temui Kompolnas, Aiptu Labora Digelandang ke Mabes Polri
-
Sabtu, 18/05/2013 20:48 WIB
Aiptu Labora Diperiksa di Bareskrim Mabes Polri
-
Sabtu, 18/05/2013 22:26 WIB
Aiptu LS Ditahan Atau Tidak, Ditentukan Besok Malam
-
Sabtu, 18/05/2013 16:45 WIB
Kelelahan, Bupati Tegal Meninggal Dunia
-
Sabtu, 18/05/2013 19:12 WIB
Kompolnas Bantah Undang Aiptu Labora
-
429 Komentar
-
227 Komentar
-
226 Komentar
-
216 Komentar
-
210 Komentar
-
208 Komentar
-
203 Komentar
-
200 Komentar
-
Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
ProKontra
Index »
Melawan KPK Jadi Bumerang Buat PKS
Pro
Kontra
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,834.000
- Rp .000
MustRead
close
-
Sabtu, 18/05/2013 14:36 WIB
Geng Motor Klewang Cs Diperkirakan Rugikan Masyarakat Rp 1 Miliar
-
Sabtu, 18/05/2013 13:51 WIB
Klewang, Si Raja Geng Motor dan Raja Aksi Tipu-tipu
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer







_5.gif)



Namanya Markamah. Semangat perempuan berusia 46 tahun ini tak pernah padam untuk menyalakan lilin pendidikan di tempat-tempat marjinal. Mulai dari memberantas buta huruf di Marunda, mengajar anak-anak PSK di Jakarta Barat hingga kini menjalankan roda sekolah semi permanen yang dikepung pabrik.
Prinsip Sun Tzu dalam bukunya The Art of War, “Pertahanan Terbaik adalah Menyerang” nampaknya sedang diadopsi oleh PKS saat terjepit berhadapan dengan kasus hukum di KPK. Upaya perlawananoleh PKS yaitu melaporkan sejumlah penyidik dan jubir KPK kepada Kepolisian.
