Rabu, 20/06/2012 22:17 WIB

Kondisi Husni Mubarak kritis tapi stabil

BBCIndonesia.com - detikNews
Husni Mubarak

Husni Mubarak dijatuhi hukuman penjara seumur hidup dalam kasus pembunuhan pengunjuk rasa.

Mantan Presiden Mesir Husni Mubarak dilaporkan dalam kondisi kritis tetapi stabil setelah kesehatannya menurun drastis.

Pasukan keamanan Mesir mengatakan Mubarak mengalami stroke dan telah dipindahkan dari penjara ke rumah sakit militer.

Wartawan BBC Shaimaa Khalil melaporkan bukan kali ini saja kondisi kesehatan Husni Mubarak berada dalam kondisi kritis.

Namun baru kali ini Mubarak dilaporkan secara klinis meninggal, walaupun laporan-laporan tersebut segera dibantah oleh Dewan Militer yang berkuasa, kata Khalil.

Dewan militer mengatakan Mubarak berada dalam koma dan menggunakan mesin penyokong kehidupan.

"Laporan-laporan bertentangan ini menambah ketidakpastian dan kebingungan dalam situasi yang sudah kompleks dan kritis di Mesir saat ini," jelas Shaimaa Khalil.

Demonstrasi

Surat kabar

Berbagai surat kabar Mesir memuat berita mengenai kondisi Mubarak.

Sementara itu, rakyat Mesir masih menunggu hasil akhir pemilihan presiden yang rencananya akan diumumkan pada Kamis besok.

Pada saat yang sama ribuan orang mengadakan demonstrasi menentang dewan militer yang memberikan wewenang besar kepada dewan itu sendiri dalam hal peraturan, anggaran dan undang-undang dasar.

Demonstrasi ini diserukan oleh kelompok Ikhwanul Muslimin yang mengklaim calon presiden Muhammed Mursi memenangi pemilihan presiden.

Adapun kubu saingannya, mengaku Ahmad Shafiq menang dalam pemilihan presiden. Berita mengenai kondisi kesehatan Mubarak tampaknya tidak menggangu para pengunjuk rasa.

"Banyak orang skeptis menanggapi berita tersebut dan mengatakan kondisi kesehatan Mubarak dimanfaatkan agar dia bisa keluar dari penjara," lapor wartawan BBC Shaimaa Khalil.

Beberapa kalangan mengatakan berita mengenai kondisi kesehatan Mubarak digunakan untuk mengalihkan perhatian rakyat Mesir dari hal yang disebut sebagai kudeta oleh Dewan Militer.

(bbc/bbc)

  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
72%
Kontra
28%