detikcom
Rabu, 20/06/2012 19:18 WIB

Komisi IX Desak Pemerintah Investigasi Penembakan 3 WNI di Malaysia

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Jakarta - Komisi IX DPR memantau kasus penembakan terhadap 3 orang WNI di Malaysia. Komisi IX DPR mendesak agar pemerintah melakukan investigasi atas kejadian tersebut.

"Saya mendapatkan info dari Kemnakertrans yang dihubungi oleh Atnaker RI di Malaysia bahwa 3 orang WNI ditembak mati Polisi Malaysia: yaitu S (34) asal Lumanjang, M (28) asal Bangkalan, dan H (25). Sampai saat ini Kemenakertrans sedang berkoordinasi dengan KBRI dan BNP2TKI,"ungkap Wakil Ketua Komisi IX DPR, Nova Rianti Yusuf, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (20/6/2012).

Terkait kasus penembakan di Malaysia, maka Kemnakertrans didesak fokus pada aspek ketenagakerjaan yaitu mendapatkan data tentang status para korban penembakan tersebut di Malaysia. Jika dikirim PJTKI maka dilacak perusahaannya dan majikan dari korban penembakan.

"Kementerian Luar Negeri juga harus berkoordinasi dengan Kemenakertrans dan meminta interpol untuk melaksanakan investigasi terhadap kronologi peristiwa penembakan. Termasuk apakah ada unsur kekerasan, bela diri, atau apa pun dalam peristiwa penembakan itu. Harus ada keadilan dalam proses investigasi tersebut, sehingga Indonesia harus mempertimbangkan untuk mengirim tim investigasi gabungan ke Malaysia demi memecahkan kasus kriminalitas ini," paparnya.


Penimbunan BBM gunakan macam cara untuk menimbun bbm.Saksikan penelusurannya di "Reportase Investigasi" pukul 16.45 WIB, hanya di Trans TV.

(van/lh)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    58%
    Kontra
    42%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    • Rp .000
    • Rp .000