detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Minggu, 20/04/2014 13:08 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Rabu, 20/06/2012 16:27 WIB

Pembunuhan Bocah di Tong Air Direkonstruksi, Keluarga Korban Histeris

Mansur Hidayat - detikNews
(mansur hidayat-dok detikcom)
Garut - Pembunuhan terhadap Rahayu Novandini (6) oleh tetangganya, berinisial SR (17), direkonstruksi di sebuah ruangan di Mapolres Garut. Puluhan warga menyaksikan rekonstruksi itu dan keluarga histeris.

Proses rekontruksi pembunuhan terhadap bocah asal Kampung Patrol, Desa Margahayu, Kecamatan Leuwigoong, Kabupaten Garut Jawa Barat itu berjalan sekitar 30 menit. Selama rekontruksi berlangsung, sejumah anggota keluarga korban menangis histeris.

"Saya tak tahan dan tak tega saat tersangka memperagakan cara menghabisi korban," ungkap Ny. Dede (36), salah seorang anggota keluarga korban, kepada wartawan, Rabu (20/6/2012).

Kasat Reskrim Polres Garut AKP Mikra Hasibuan mengatakan, proses rekonstruksi terpaksa dilakukan di Mapolres Garut untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan. Terutama untuk menjaga keselamatan tersangka.

"Warga di sekitar TKP masih belum bisa menerima atas perbuatan tersangka, sehingga rekonstruki kita gelar di tempat lain," ungkapnya.

Menurut Mikra dalam rekonstruksi tersebut diperagakan sebanyak 35 adegan dengan 5 orang saksi yang diperankan oleh sejumlah orang..

"Korban dan salah seorang saksi diperankan oleh anak seusia korban. Hanya tersangka yang langsung diperankan tersangka," tambah Mikra.

Tersangka dijerat pasal 340, 338, 365 junto Undang-undang Perlindungan anak pasal 80 ayat 3, dengan ancaman hukuman pidana seumur hidup.

Pembunuhan itu terjadi pada Kamis (7/6/2012) malam, sekitar 18.30 WIB, di rumah tersangka di Kampung Patrol, Desa Margahayu, Kecamatan Leuwigoong Garut. Jenazah korban dimasukkan ke dalam tong air di kamar mandi. Kasus tersebut baru terungkap keesokan harinya.



Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(try/try)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%