Detik.com News
Detik.com

Rabu, 20/06/2012 16:27 WIB

Pembunuhan Bocah di Tong Air Direkonstruksi, Keluarga Korban Histeris

Mansur Hidayat - detikNews
Pembunuhan Bocah di Tong Air Direkonstruksi, Keluarga Korban Histeris (mansur hidayat-dok detikcom)
Garut - Pembunuhan terhadap Rahayu Novandini (6) oleh tetangganya, berinisial SR (17), direkonstruksi di sebuah ruangan di Mapolres Garut. Puluhan warga menyaksikan rekonstruksi itu dan keluarga histeris.

Proses rekontruksi pembunuhan terhadap bocah asal Kampung Patrol, Desa Margahayu, Kecamatan Leuwigoong, Kabupaten Garut Jawa Barat itu berjalan sekitar 30 menit. Selama rekontruksi berlangsung, sejumah anggota keluarga korban menangis histeris.

"Saya tak tahan dan tak tega saat tersangka memperagakan cara menghabisi korban," ungkap Ny. Dede (36), salah seorang anggota keluarga korban, kepada wartawan, Rabu (20/6/2012).

Kasat Reskrim Polres Garut AKP Mikra Hasibuan mengatakan, proses rekonstruksi terpaksa dilakukan di Mapolres Garut untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan. Terutama untuk menjaga keselamatan tersangka.

"Warga di sekitar TKP masih belum bisa menerima atas perbuatan tersangka, sehingga rekonstruki kita gelar di tempat lain," ungkapnya.

Menurut Mikra dalam rekonstruksi tersebut diperagakan sebanyak 35 adegan dengan 5 orang saksi yang diperankan oleh sejumlah orang..

"Korban dan salah seorang saksi diperankan oleh anak seusia korban. Hanya tersangka yang langsung diperankan tersangka," tambah Mikra.

Tersangka dijerat pasal 340, 338, 365 junto Undang-undang Perlindungan anak pasal 80 ayat 3, dengan ancaman hukuman pidana seumur hidup.

Pembunuhan itu terjadi pada Kamis (7/6/2012) malam, sekitar 18.30 WIB, di rumah tersangka di Kampung Patrol, Desa Margahayu, Kecamatan Leuwigoong Garut. Jenazah korban dimasukkan ke dalam tong air di kamar mandi. Kasus tersebut baru terungkap keesokan harinya.



Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(try/try)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Dukung Ahok Lawan Begal APBD DKI!

Perseteruan Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) dan DPRD DKI perihal 'dana siluman' dalam APBD 2015 menjadi perhatian publik. Berbagai gerakan warga dilancarkan untuk mendukung Ahok melawan begal APBD. Di sudut-sudut jalan terdapat berbagai spanduk mendukung Ahok. Salah satunya spanduk "#Kami Adalah Ahok, Lawan Begal APBD". Bila Anda setuju gerakan warga mendukung Ahok, pilih Pro!
Pro
99%
Kontra
1%