Detik.com News
Detik.com

Rabu, 20/06/2012 10:37 WIB

Komisaris Bhakti Investama Bantah Urusi Permainan Pajak Perusahaanya

Fajar Pratama - detikNews
Jakarta - Komisaris Bhakti Investama Antonius Tonbeng hari ini diperiksa KPK terkait kasus suap pegawai pajak pada pengurusan restitusi perusahaan itu. Namun Antonius sudah menegaskan, perusahaannya tidak terlibat dalam kasus pajak tersebut.

Antonius menepis kalau dirinya memiliki peran terkait pemberian imbalan kepada petugas Pajak Tommy Hindratno. James Gunarjo, tersangka penyuap Tommy disebut-sebut adalah orang kepercayaan Antonius.

"Wah nggak ngerti saya. Saya hanya memenuhi pangggilan saja," ujar Antonius saat dikonfirmasi sebelum pemeriksaan di KPK, Jl Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Rabu (20/6/2012). Antonius sudah dicegah KPK ke luar negeri.

Sebelumnya, KPK menangkap Tommy Hindratno karena menerima suap terkait kepengurusan pajak di PT Bhakti Investama Tbk senilai Rp 280 juta dari James Gunardjo. Dari pihak Bhakti Investama sendiri sudah membantah keras jika James adalah karyawan maupun konsultan di perusahaan ini.

Tommy kini telah dicopot dari jabatannya sebagai Kepala Seksi Konsultasi KPP Sidoarjo. Namun, Tommy belum dipecat sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS).


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(fjr/ndr)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Cegah Prostitusi, Pengelola Apartemen di Jakarta Harus Laporkan Penghuninya

Polisi membongkar praktik prostitusi di apartemen yang berawal dari pemesanan melalui forum di internet. Untuk mengantisipasi hal itu, Wagub DKI Djarot Saiful Hidayat meminta para pengelola apartemen harus memberikan data-data penghuninya. Bila Anda setuju dengan Wagub Djarot, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%