detikcom
Rabu, 20/06/2012 09:38 WIB

Ini Tempat Hiburan yang Harus Tutup Sebulan Penuh Saat Ramadhan

Ray - detikNews
Jakarta - Selama bulan suci Ramadhan terdapat beberapa tempat hiburan yang masuk kategori wajib tutup. Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta, mewajibkan beberapa tempat tutup selama sebulan penuh.

"Seluruh industri hiburan yang sudah dikategorikan harus tutup selama sebulan penuh selama Bulan Ramadhan," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI, Ari Budhiman, saat berbincang dengan detikcom, Rabu (20/6/2012). Pernyataan ini untuk mengklarifikasi berita sebelumnya yang berjudul Ini Dia Jam Buka Tempat Hiburan di Jakarta Selama Bulan Puasa.

Tempat hiburan yang dikategorikan harus tutup selama bulan Ramadhan ada 6 jenis, yaitu diskotek, klub malam, griya pijat, mandi uap, mesin permainan jenis bola ketangkasan dan bar yang berdiri sendiri atau menjadi fasilitas dari tempat hiburan yang disebut sebelumnya.

"Itu semuanya harus tutup full sebulan," tutur Ari.

Sementara itu, ada tempat hiburan yang tidak harus tutup selama bulan Ramadhan, tetapi dibatasi jam operasionalnya. "Yang diatur jam operasionalnya yaitu tempat karaoke, musik hidup atau live music, sama tempat biliar. Artinya ada pembatasan jam operasional," jelasnya.

Ari berharap, para pengusaha bisnis hiburan mematuhi peraturan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menjaga kesucian bulan Ramadhan.

"Kami minta seluruh pengusaha bisnis hiburan untuk mematuhi peraturan perundangan yang berlaku, momen ini juga bisa dijadikan sarana komunikasi bagi pengusaha atau pengelola hiburan untuk mendukung pemberantasan narkoba yang menjadi stigma negatif tempat hiburan," ujarnya.

(ray/nrl)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
      50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
      Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
      Gb Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
    ProKontra Index »

    Melawan KPK Jadi Bumerang Buat PKS

    PKS melakukan perlawanan ke KPK dengan akan melaporkan penyidik KPK ke Mabes Polri. Menurut konsultan politik Dimas Oky Nugroho dari Akar Rumput Strategic Political Consulting, aksi PKS ini justru akan menjadi bumerang, kehilangan simpati publik. Lebih baik, PKS tak ikut campur dalam kasus Luthfi Hasan Ishaaq. PKS bisa mencontoh partai lainnya bila berhadapan dengan KPK dengan melakukan pembersihan internal. Bila Anda setuju dengan pernyataan Dimas Oky Nugroho, pilih Pro!
    Pro
    46%
    Kontra
    54%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel