Rabu, 20/06/2012 09:04 WIB
Ruhut: Tidak Patut Anas Kaitkan Kinerja Pemerintah dengan Kesuksesan PD
"Sebenarnya Anas tidak baik bilang begitu, kalau lembaga polling bilang begitu nggak apa-apa. Kalau dia bilang seperti itu, ini seperti kata orang, seperti menepak air dan memercik muka sendiri," kata Ruhut saat berbincang, Rabu (20/6/2012).
Ruhut menilai sebaiknya Anas mendukung pemerintah dengan tindakan nyata, tidak hanya dengan kata-kata. Sebab, saat ini PD sedang mengalami masalah yang butuh diselesaikan dengan tindakan.
"Kan harus diingat, partai kita ini the rulling party, partai kita harusnya mendukung dong dengan tindakan nyata," ujarnya.
Terlebih, dia menambahkan, ucapan itu dilontarkan saat elektabilitas PD sedang menurun akibat adanya beberapa kader PD yang tersangkut kasus korupsi. Ruhut khawatir pernyataan itu malah akan makin memperkeruh suasana.
"Apalagi sekarang beberapa kader kita sedang terlibat kasus korupsi, tak sepantasnya dia bilang begitu," imbuhnya.
Sebelumnya Anas menyebut keberhasilan pemerintah menjalankan program kerja menjadi kunci utama kesuksesan Demokrat. Anas juga mengatakan PD akan mendorong peningkatan kinerja pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono.
"Memastikan pemerintahan Presiden SBY yang juga Ketua Wanbin PD untuk terus meningkatkan kinerja sehingga bisa menaikkan tingkat kepuasan rakyat. Kepuasan publik yang memadai atas kinerja pemerintah adalah basis utama keberhasilan partai pemerintah," kata Anas dalam pesan singkatnya, Senin (18/6/2012).
Ikiti berbagai peristiwa hangat yang terjadi hari ini di "Reportase Sore", Pukul 16.30 WIB, Hanya di TRANS TV
(trq/ray)
Baca Juga
Twitter Recommendation
-
Demo Hingga Tengah Malam, Mahasiswa Bentrok dengan Polisi
529 share this. -
Siap-siap! Hari Ini Air PAM di Depok Bakal Mati 4 Jam
352 share this. -
Ada Perbaikan Jalan, Tol Cawang Arah Bekasi Macet 6 KM
271 share this. -
5 Pengedar Narkotika Dibekuk di LP Nusakambangan
241 share this. -
Komnas HAM Umumkan Hasil Investigasi Kasus Cebongan Hari Ini
163 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita »
-
Rabu, 19/06/2013 05:52 WIB
Satgas Kejagung Tangkap DPO Korupsi Proyek Air Bersih
-
Rabu, 19/06/2013 05:28 WIB
MA Terjunkan 3 Hakim Agung Pantau Sidang Kasus Cebongan
-
Rabu, 19/06/2013 04:29 WIB
WNI di Eropa Juga Keluhkan Keamanan Bagasi di Bandara Soetta
-
Rabu, 19/06/2013 03:43 WIB
Komnas HAM Umumkan Hasil Investigasi Kasus Cebongan Hari Ini
-
Rabu, 19/06/2013 03:28 WIB
Tiga Pasangan Minta Pilgub Sumsel Diulang
-
Rabu, 19/06/2013 04:29 WIB
WNI di Eropa Juga Keluhkan Keamanan Bagasi di Bandara Soetta
-
Rabu, 19/06/2013 05:52 WIB
Satgas Kejagung Tangkap DPO Korupsi Proyek Air Bersih
-
Rabu, 19/06/2013 03:28 WIB
Tiga Pasangan Minta Pilgub Sumsel Diulang
-
Rabu, 19/06/2013 05:28 WIB
MA Terjunkan 3 Hakim Agung Pantau Sidang Kasus Cebongan
-
Rabu, 19/06/2013 03:43 WIB
Komnas HAM Umumkan Hasil Investigasi Kasus Cebongan Hari Ini
-
Rabu, 19/06/2013 01:22 WIB
Demo Hingga Tengah Malam, Mahasiswa Bentrok dengan Polisi
-
Rabu, 19/06/2013 02:40 WIB
Siap-siap! Hari Ini Air PAM di Depok Bakal Mati 4 Jam
-
Rabu, 19/06/2013 02:29 WIB
Bom Saat Prosesi Pemakaman di Pakistan, 27 Orang Tewas
-
424 Komentar
-
357 Komentar
-
283 Komentar
-
255 Komentar
-
223 Komentar
-
209 Komentar
-
195 Komentar
-
191 Komentar
-
Senin, 17/06/2013 18:39 WIB
Dirjen KA Tundjung Inderawan Bicara Mental Penumpang dan Seramnya MRT Subway
Seraya membangun infrastruktur seperti stasiun dan rel kereta api, Kemenhub juga mengkhawatirkan mental penumpang kereta yang belum tertib. Apalagi, teknologi maju kereta bawah tanah bakal dibangun di Jakarta. Kekhawatiran timbul bila perilaku penumpang KA masih timpang dengan teknologi transportasi.
ProKontra
Index »
Jokowi Lebih Dahsyat Nyapres di 2019
Pro
Kontra
MustRead
close
-
Rabu, 19/06/2013 01:22 WIB
Demo Hingga Tengah Malam, Mahasiswa Bentrok dengan Polisi
-
Rabu, 19/06/2013 00:16 WIB
5 Pengedar Narkotika Dibekuk di LP Nusakambangan
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer



_10.gif)





_5.gif)






_4.gif)
Mudik selalu dirindukan bagi setiap perantau. Tak terkecuali bagi Dirjen Perhubungan Darat Soeroyo Alimoeso. Beliau curhat tentang dirinya yang tidak pernah mudik dan susahnya mengatur pemudik.
Giatnya Pemerintah memperjuangkan munculnya regulasi (Peraturan Menteri Perindustrian) tentang Low Cost and Green Car (LCGC) bersama-sama DPR-RI membuktikan bahwa Pemerintah sekarang tidak pro angkutan umum.

