detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Sabtu, 19/04/2014 21:46 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Selasa, 19/06/2012 16:25 WIB

10 Mobil Tabrakan Beruntun di KM 91 Tol Cipularang

Nala Edwin - detikNews
Jakarta - Tabrakan beruntun 10 kendaraan terjadi di KM 91 tol Cipularang. Kecelakaan ini membuat lalu lintas macet.

"Memang ada kecelakaan tapi kita juga belum dapat laporan lengkapnya, jumlah kendaraan yang terlibat kecelakaan antara 8 sampai 10 mobil," kata Oka, petugas Tol Jasa Marga, kepada detikcom, Selasa (19/6/2012) pukul 16.15 WIB.

Oka mengaku belum mengetahui jenis kendaraan apa saja yang terlibat kecelakaan beruntun ini. Hal ini disebabkan laporan dari Bandung belum masuk.

"Kita belum tahu karena radio Bandung sibuk sekali," katanya.

Menurut informasi, kecelakaan ini disebabkan adanya sebuah bus yang menyeruduk mobil-mobil yang ada di depannya. Akibat kecelakaan ini sebuah bus, mobil boks dan juga sebuah mobil rusak parah.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(nal/nrl)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
80%
Kontra
20%