Selasa, 19/06/2012 16:21 WIB
Kebangkitan PD Tunggu Kasus Hukum Kader Tuntas
"Dalam dunia politik di manapun pasti yang namanya elektabilitas partai politik akan berfluktuasi, apalagi partai pemerintah yang tentunya menjadi pusat perhatian. Dinamika perpolitikan akan akseleratif, ini juga yang terjadi di Partai Demokrat AS dengan Obamanya juga berfluktuasi, dan saya menganggap ini adalah realitas dunia politik," kata Ketua DPP PD, Herman Khaeron, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (19/6/2012).
Karena itu dia mendorong elite PD untuk fokus konsolidasi pemenangan pemilu 2014. Karena PD sebagai partai pemerintah wajib mensukseskan program pemerintah sampai tahun 2014.
"Yang paling penting lagi kita melakukan kerja kerja politik, dan kerja yang terbaik untuk rakyat, serta sukses pemerintahan. Kalaupun ada pihak yang terus memainkan opini terhadap Partai Demokrat agar Partai Demokrat terpuruk tentunya haknya, tetapi saya meyakini bahwa masyarakat sudah mengerti dan paham terhadap hal itu. Rakyat juga merasakan bahwa pemerintah telah bekerja keras dan hasilnya dirasakan oleh rakyat,"katanya.
Tentu sembari mendorong penegakan hukum terhadap kasus korupsi yang melibatkan kader PD secara fair dan objektif. Karena itu menjadi awal positif untuk mengembalikan kepercayaan publik terhadap PD.
"Insya Allah ke depan elektabilitas PD akan reborn sejalan dengan tuntasnya masalah hukum yang menimpa beberapa kader PD dan semakin dirasakannya keberhasilan pembangunan yang dipimpin presiden SBY,"tandasnya.
Simak rangkuman aneka berita penting dan menarik sepanjang hari ini di "Reportase Malam" Pukul 0.30 WIB hanya di TransTV
(van/lh)
Baca Juga
Twitter Recommendation
-
Harga BBM Naik, Tarif Angkutan DKI Diusulkan Naik 30 %
590 share this. -
Demo Hingga Tengah Malam, Mahasiswa Bentrok dengan Polisi
567 share this. -
Siap-siap! Hari Ini Air PAM di Depok Bakal Mati 4 Jam
531 share this. -
Pertama di Indonesia! Pemakai Diampuni karena Ungkap Mafia Narkoba
497 share this. -
Polri akan Akomodir Polwan yang Ingin Berjilbab
352 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita ยป
-
Rabu, 19/06/2013 18:18 WIB
Kemenristek Kelola e-keadilan.com, Menristek: Agar Keadilan Tambah Benar
-
Rabu, 19/06/2013 18:12 WIB
Golkar Bantah Deal Politik dengan Demokrat Soal 'Pasal Lapindo'
-
Rabu, 19/06/2013 18:07 WIB
PKS: PDIP Kecolongan 'Pasal Lapindo' di APBN-P
-
Rabu, 19/06/2013 17:59 WIB
Kasus Luthfi Jadi Materi Ujian SMK, PKS Bogor Siap Lapor ke Polisi
-
Rabu, 19/06/2013 17:58 WIB
Mahfud MD: e-keadilan Bukan untuk Mengganggu Hakim
-
Rabu, 19/06/2013 16:42 WIB
Jokowi Soal Kopaja: Ini Mobil atau Gerobak? Ngeremnya Pakai Doa
-
Rabu, 19/06/2013 17:24 WIB
Kasus Luthfi Hasan Ishaaq Muncul di Ujian SMK di Bogor, PKS Protes
-
Rabu, 19/06/2013 16:55 WIB
Soal Asap, Warga Singapura Sebut Pemerintah Lembek terhadap Indonesia
-
Rabu, 19/06/2013 17:49 WIB
Antasari Pinjam Ponsel Nasruddin ke Kejati DKI
-
Rabu, 19/06/2013 17:57 WIB
Kasus Luthfi Jadi Materi Ujian SMK, PKS Bogor Siap Lapor ke Polisi
-
Rabu, 19/06/2013 15:37 WIB
Saat Syekh Tifatul Dipanggil Bro
-
Rabu, 19/06/2013 17:36 WIB
Jokowi Tak Pikirkan Kursi Ketum dan Capres PDIP
-
Rabu, 19/06/2013 15:35 WIB
Kabut Asap di Singapura Terburuk dalam 16 Tahun, Warga dan Turis Marah
-
432 Komentar
-
362 Komentar
-
291 Komentar
-
260 Komentar
-
231 Komentar
-
210 Komentar
-
204 Komentar
-
200 Komentar
-
Rabu, 19/06/2013 14:22 WIB
Penerus Mega di PDIP
Effendi Simbolon Buka-bukaan Soal Prospek Politik Prananda dan Puan
Prananda dan Puan Maharani disebut-sebut disiapkan menjadi penerus tahta Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Anak kedua Mega, Prananda (43), diyakini sebagia pembawa ideologi kakeknya, Bung Karno.
ProKontra
Index »
Jokowi Lebih Dahsyat Nyapres di 2019
Pro
Kontra
MustRead
close
-
Rabu, 19/06/2013 15:30 WIB
Mobil Camry Wamen ESDM Terobos Masuk Jalur TransJ di Sudirman
-
Rabu, 19/06/2013 14:25 WIB
Polri akan Akomodir Polwan yang Ingin Berjilbab
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer




_10.gif)





_5.gif)






_4.gif)
Mudik selalu dirindukan bagi setiap perantau. Tak terkecuali bagi Dirjen Perhubungan Darat Soeroyo Alimoeso. Beliau curhat tentang dirinya yang tidak pernah mudik dan susahnya mengatur pemudik.
Giatnya Pemerintah memperjuangkan munculnya regulasi (Peraturan Menteri Perindustrian) tentang Low Cost and Green Car (LCGC) bersama-sama DPR-RI membuktikan bahwa Pemerintah sekarang tidak pro angkutan umum.

