BBC Indonesia
Selasa, 19/06/2012 11:59 WIB

Suu Kyi mulai kunjungan ke Inggris

BBCIndonesia.com - detikNews
Pemimpin oposisi Burma Aung San Suu Kyi dijadwalkan tiba di Inggris untuk bertemu keluarga kerajaan dan menyampaikan pidato di parlemen.

Suu Kyi akan memulai kunjungannya di London School of Economics dan dilanjutkan bertemu dengan Prince of Wales yaitu Pangeran Charles dan istrinya Camilla yang bergelar Duchess of Cornwall.

Inggris menjadi bagian dari turnya di Eropa, yang pertama sejak 1988.

Pemimpin pro demokrasi itu menghabiskan 24 tahun dalam tahanan rumah di Burma. Ia dibebaskan di akhir 2010.

Perjalanan ke Eropa selama dua minggu yang dinilai sebagai pencapaian baru dalam perkembangan politik Burma, meliputi kunjungan ke Inggris, Swiss, Prancis dan Norwegia.

Ini adalah kunjungan ke luar negeri yang kedua bagi Suu Kyi setelah Thailand pada Mei lalu.

Keputusannya untuk bepergian merupakan pertanda meningkatnya keyakinan terhadap pemerintahan Presiden Thein Sein, yang berusaha melakukan reformasi sejak berkuasa tahun lalu.

Nobel perdamaian

Awal bulan ini, Suu Kyi menyampaikan pidato Penghargaan Nobel Perdamaian di Oslo lebih dari 20 tahun sesudah ia memenangi penghargaan itu.

Ia memilih untuk tidak bepergian ke ibukota Norwegia itu pada 1991 untuk menerima penghargaan itu karena khawatir ia tidak akan diizinkan kembali ke Burma.

Dalam pidato di Oslo, Suu Kyi mengatakan ia mendengar berita tentang penghargaan itu di radio dan merasa hal itu "tidak nyata."

Memenangi penghargaan Novel Perdamaian "membuat saya merasa hidup kembali. Penghargaan itu menarik saya kembali ke komunitas manusia yang lebih besar," kata dia.

Suu Kyi juga mengatakan dukungan negara-negara Barat membantu terciptanya perubahan di Burma.

Ia memulai kunjungannya di Jenewa, di kantor Organisasi Buruh Internasional PBB (ILO).

Ia mengunjungi Irlandia hari Senin kemarin dan bertemu penyanyi U2 Bono di kota Dublin.

Ia juga dijadwalkan menghadiri debat di London School of Economics.

Ia juga akan berpidato di Universitas Oxford hari Rabu untuk menerima gelar kehormatan.

Bertemu keluarga kerajaan

Ia tinggal di kota itu selama beberapa tahun dengan suaminya Michael Aris yang berkebangsaan Inggris sebelum kembali ke Burma.

Suu Kyi akan bertemu Pangeran Charles dan Camilla hari berikutnya.

Ia juga akan berpidato di Gedung Parlemen Kamis dan bertemu dengan Perdana Menteri David Cameron serta Menteri Luar Negeri William Hague.

Aung San Suu Kyi adalah anak dari pemimpin kemerdekaan Burma Aung San, yang dibunuh pada 1947.

Ia menjadi pemimpin gerakan pro-demokrasi Burma ketika, setelah tinggal lama di luar negeri, ia kembali ke Burma pada 1988 untuk merawat ibunya yang sakit.

Ia tidak pernah meninggalkan negara itu, karena khawatir junta militer yang berkuasa tidak akan mengizinkannya kembali meski hal itu membuatnya tak bisa mendampingi suaminya ketika Aris meninggal dunia pada 1999.

(bbc/bbc)



  • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
    Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
    Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
ProKontra Index »

Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
Pro
67%
Kontra
33%
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel