Detik.com News
Detik.com
Selasa, 19/06/2012 10:47 WIB

Raja Arab Saudi Dirawat di ICU

Rita Uli Hutapea - detikNews
Raja Arab Saudi Dirawat di ICU Raja Abdullah (Press TV)
Riyadh, - Raja Arab Saudi Abdullah bin Abdul Aziz telah dilarikan ke rumah sakit. Sang Raja bahkan harus dirawat di ruang perawatan intensif (ICU).

Demikian seperti diberitakan Press TV, Selasa (19/6/2012). Tidak ada keterangan mengenai kondisi sang Raja saat ini ataupun mengenai penyakit yang dideritanya.

Namun berita sakitnya Abdullah ini muncul hanya beberapa hari setelah putra mahkota Saudi, Pangeran Nayef bin Abdul Aziz meninggal dunia pada Sabtu, 16 Juni lalu.

Abdullah yang telah berumur 88 tahun itu memimpin prosesi pemakaman adik tirinya itu pada Minggu, 17 Juni waktu setempat. Prosesi pemakaman tersebut dilangsungkan di kota suci Makkah dengan dihadiri para anggota keluarga kerajaan dan para utusan internasional.

Raja Abdullah belakangan ini telah beberapa kali mengalami masalah dengan kesehatannya. Sang Raja telah menjalani sejumlah operasi di dalam dan luar negeri. Pada Oktober 2011 lalu misalnya, sang Raja harus dirawat di rumah sakit untuk menjalani operasi lanjutan di Riyadh, Saudi. Operasi ini merupakan operasi lanjutan dari dua operasi tulang belakang yang dilakukan di Amerika Serikat pada akhir tahun 2010 lalu.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(ita/nrl)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Indeks Berita ยป
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%