detikcom

Senin, 18/06/2012 19:05 WIB

Bentrok Antar Kelompok Terjadi di Batam

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Jakarta - Bentrokan antar kelompok terjadi di Batam, Kepulauan Riau. Salah satu kelompok massa menyerang kelompok lain yang tengah berada di Hotel Planet Holiday.

Berdasarkan informasi yang didapatkan detikcom di lapangan, peristiwa terjadi sekitar pukul 16.00 WIB, Senin (18/6/2012) ketika salah satu kelompok massa yang berkekuatan sekitar 70 orang menggeruduk hotel tersebut. Mereka mencari anggota kelompok lain yang mereka incar, yang berada di salah satu hotel terbesar yang ada di Batam itu.

Akibatnya, bentrokan pun pecah. Sejumlah fasilitas hotel menjadi sasaran. Kaca bagian depan dan pintu masuk seluruhnya hancur. Arus lalu lintas ditutup untuk sementara.

Kapolresta Batam Kombes Karioto ketika dihubungi tengah mengadakan rapat untuk membahas rusuh ini. "Sebentar ya, saya masih rapat," ujarnya. Kabar yang berkembang bentrokan ini menyebabkan sejumlah orang terluka.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(fjp/nrl)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%