detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Jumat, 18/04/2014 20:52 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Senin, 18/06/2012 16:21 WIB

Wah! Rusia Kirim 2 Kapal Perang ke Suriah

Rita Uli Hutapea - detikNews
Tsezar Kunikov (Press TV)
Damaskus, - Rusia bersiap untuk mengirimkan dua kapal perang ke pelabuhan Tartus di Suriah. Di wilayah tersebut Moskow mengoperasikan pangkalan Angkatan Laut strategis untuk memastikan keselamatan warga negaranya.

"Dua kapal amfibi besar -- Nikolai Filchenkov dan Tsezar Kunikov -- sedang bersiap untuk dikerahkan ke Tartus di luar jadwal merela," demikian diberitakan kantor berita Rusia, Interfax dan dilansir AFP, Senin (18/6/2012). Media tersebut mengutip keterangan seorang perwira dari markas besar Angkatan Laut Rusia yang tidak disebutkan namanya.

Menurut Interfax, kedua kapal tersebut akan mengangkut sekelompok besar Marinir. Sejauh ini belum ada konfirmasi resmi dari Angkatan Laut Rusia ataupu Kementerian Pertahanan Rusia mengenai pemberitaan ini.

Kapal perang Tsezar Kunikov bisa mengangkut 150 pasukan pendaratan dan berbagai persenjataan termasuk tank-tank. Sementara kapal Nikolai Filchenkov bisa membawa hingga 1.500 ton kargo dan peralatan.

Menurut Interfax, kedua kapal tersebut bisa digunakan untuk mengevakuasi warga negara Rusia yang berada di Suriah.

Pengerahan kapal perang ini dilakukan di tengah memburuknya situasi di Suriah yang terus dilanda konflik berkepanjangan. Menurut para aktivis, lebih dari 14 ribu orang telah tewas sejak aksi demonstrasi menentang pemerintahan Presiden Bashar al-Assad dimulai di Suriah pada Maret 2011 lalu.

Saat ini beredar spekulasi mengenai kemungkinan adanya intervensi militer asing di Suriah untuk memaksa pengunduran diri Assad. Namun dua sekutu erat Suriah: Rusia dan China telah berulang kali menentang intervensi militer karena hanya akan memperburuk situasi di Suriah.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(ita/nrl)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%