detikcom
Senin, 18/06/2012 16:21 WIB

Wah! Rusia Kirim 2 Kapal Perang ke Suriah

Rita Uli Hutapea - detikNews
Tsezar Kunikov (Press TV)
Damaskus, - Rusia bersiap untuk mengirimkan dua kapal perang ke pelabuhan Tartus di Suriah. Di wilayah tersebut Moskow mengoperasikan pangkalan Angkatan Laut strategis untuk memastikan keselamatan warga negaranya.

"Dua kapal amfibi besar -- Nikolai Filchenkov dan Tsezar Kunikov -- sedang bersiap untuk dikerahkan ke Tartus di luar jadwal merela," demikian diberitakan kantor berita Rusia, Interfax dan dilansir AFP, Senin (18/6/2012). Media tersebut mengutip keterangan seorang perwira dari markas besar Angkatan Laut Rusia yang tidak disebutkan namanya.

Menurut Interfax, kedua kapal tersebut akan mengangkut sekelompok besar Marinir. Sejauh ini belum ada konfirmasi resmi dari Angkatan Laut Rusia ataupu Kementerian Pertahanan Rusia mengenai pemberitaan ini.

Kapal perang Tsezar Kunikov bisa mengangkut 150 pasukan pendaratan dan berbagai persenjataan termasuk tank-tank. Sementara kapal Nikolai Filchenkov bisa membawa hingga 1.500 ton kargo dan peralatan.

Menurut Interfax, kedua kapal tersebut bisa digunakan untuk mengevakuasi warga negara Rusia yang berada di Suriah.

Pengerahan kapal perang ini dilakukan di tengah memburuknya situasi di Suriah yang terus dilanda konflik berkepanjangan. Menurut para aktivis, lebih dari 14 ribu orang telah tewas sejak aksi demonstrasi menentang pemerintahan Presiden Bashar al-Assad dimulai di Suriah pada Maret 2011 lalu.

Saat ini beredar spekulasi mengenai kemungkinan adanya intervensi militer asing di Suriah untuk memaksa pengunduran diri Assad. Namun dua sekutu erat Suriah: Rusia dan China telah berulang kali menentang intervensi militer karena hanya akan memperburuk situasi di Suriah.


Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(ita/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Pemprov DKI Larang Aplikasi Taksi Uber

Baru diluncurkan sepekan, aplikasi penghubung taksi Uber langsung mendapat respons negatif dari Pemprov DKI. Alasan pelarangannya, mulai dari tak ada izin, tak ada kantor, tak mengikuti tarif resmi, berpelat hitam sehingga dikhawatirkan merugikan konsumen. Bila Anda setuju dengan Pemprov DKI yang melarang aplikasi taksi Uber, pilih Pro! Bila tidak setuju pelarangan taksi Uber, pilih Kontra!
Pro
65%
Kontra
35%