detikcom
Senin, 18/06/2012 12:46 WIB

300 Petani Padang Lawas Demo Kapolda Sumut

Khairul Ikhwan - detikNews
Medan - Sekitar 300 petani asal Kabupaten Padang Lawas, menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung DPRD Sumatera Utara (Sumut), Senin (18/6/2012). Aksi ini merupakan buntut kekecewaan petani karena anggota Dewan tidak kunjung menunjukkan perhatian, meski belasan petani telah menggelar aksi mogok makan dan jahit mulut selama 13 hari.

Dalam aksinya, belasan petani bertelanjang dada dan mencat tubuhnya dengan tulisan "Apakah Kami Harus Mati?". Selain itu, sebelas petani yang menggelar aksi mogok makan, empat di antaranya menjahit mulutnya duduk di depan pagar gedung DPRD Sumut, Jl. Imam Bonjol, Medan.

Dalam tuntutannya, petani mendesak DPRD Sumut segera meminta Kapolda Sumut, Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro, segera menarik personelnya dari lahan sengketa. Jika tidak, petani meminta agar Wisjnu dicopot dari jabatannya.

Pendamping Kelompok Tani Torang Jaya Mandiri (KTTJM) Sugianto menyatakan, petani mendesak Polres Tapanuli Selatan segera membebaskan Sinur Situmorang, salah seorang petani yang ditangkap atas tuduhan perusakan fasilitas perusahaan.

"Sinur dipanggil untuk menginvestaris jumlah rumah warga yang dirusak pihak perusahan. Tapi apa, Sinur malah ditahan. Ini cacat hukum," sebut Sugianto.

Sugianto mengatakan, petani akan terus menggelar aksi mogok makan dan aksi jahit mulut hingga lahan dikembalikan kepada petani.

Sementara perwakilan Komisi A DPRD Sumut, Sigit Pramono Asri menegaskan, akan mengagendakan rapat khusus membahas konflik tanah warga dengan PT. SRL dan PT. SSL.

"Kami juga akan memanggil para pihak yang bersengketa, termasuk Bupati Padang Lawas dan Polres setempat," sebut Sigit.

Suasana aksi nyaris memanas karena pernyataan anggota Dewan dinilai janji semata. Namun aksi kembali tertib setelah koordinasi aksi menginstruksikan massa aksi tidak emosi.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(rul/mad)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Kebijakan Ahok Larang Pemotor Masuk HI Digugat

Kebijakan Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok yang melarang kawasan HI hingga Medan Merdeka Barat akan digugat. Kebijakan itu dinilai diskriminatif. Bagaimana menurut Anda? Bila Anda setuju kebijakan itu digugat pilih Pro. Bila tidak setuju kebijakan itu digugat pilih Kontra.
Pro
54%
Kontra
46%