detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Jumat, 18/04/2014 17:48 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Senin, 18/06/2012 10:56 WIB

Motor Mio Terjun ke Kali di Jl Tubagus Angke

Nala Edwin - detikNews
Jakarta - Sebuah motor Mio terperosok masuk ke dalam kali yang ada di Jl Tubagus Angke, Jakarta Barat. Belum diketahui penyebab kecelakaan tersebut.

NTMC Mabes Polri, Senin (18/6/2012), menyatakan kecelakaan ini terjadi pada pukul 10.23 WIB. Motor Mio ini masuk ke dalam kali yang cukup dalam, yang terletak di depan Rumah Duka Jelambar.

Kanit Laka Jakarta Barat AKP Rahmad Dalizar mengatakan petugas masih berada di lokasi kecelakaan di jalur Pesing-Jembatan Dua ini. "Petugas sedang melakukan pengecekan," katanya.

Hingga kini belum diketahui identitas pengendara motor Mio tersebut. Petugas masih mencoba mengevakuasi motor matik tersebut dari dalam kali.




Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(nal/nrl)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%
MustRead close