detikcom
Senin, 18/06/2012 05:14 WIB

Polri Terjunkan 500 Unit Pospol Keliling di 31 Polda

E Mei Amelia R - detikNews
Jakarta - Sebagai upaya untuk meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat, Polri menyediakan Pos Polisi (Pospol) Keliling . Sedikitnya ada 500 unit mobil Pospol Keliling yang akan hadir di 31 Kepolisian Daerah (Polda) untuk menampung segala keluhan masyarakat soal keamanan.

"Setiap Polda ini nantinya akan mendapatkan 10 atau 12 unit, disesuaikan dengan tingkat kerawanan di Polda tersebut," kata Kepala Binmas Baharkam Mabes Polri, Brigjen Pol M Iriawan, Minggu (17/6/2012).

Sebelumnya, Polri menyediakan 40 unit mobil Pospol keliling sebagai proyek percontohan di Polda Metro Jaya. Iriawan mengklaim, pelayanan Pospol Keliling yang sudah berjalan di Polda Metro Jaya sangat efektif dalam membantu memberikan pelayanan kepada masyarakat.

"Sangat efektif dan sampai sekarang berjalan baik. Sehingga melihat keefektifannya itu kita menyediakan mobil baru di seluruh Polda," katanya.

Ia melanjutkan, upaya tersebut merupakan bentuk terobosan Polri dalam memberiksan pelayanan terhadap masyarakat. Masyarakat kini tidak perlu mendatangi kantor polisi bila menjadi korban atau mengetahui adanya suatu tindakan kriminal yang terjadi di lingkungannya.

"Jadi kita sekarang jemput bola, bukan masyarakat yang mencari kita," ujarnya.

Pospol Keliling ini ditempatkan di titik-titik rawan kejahatan seperti di pusat keramaian seperti Pekan Raya Jakarta (PRJ) atau di mal dan lainnya. Masyarakat bisa melaporkan langsung segala kejadian ke Pospol Keliling itu.

"Nanti laporannya akan terkoneksi secara online ke Polsek dan Polres setempat," tutupnya.

(mei/ahy)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
70%
Kontra
30%