detikcom
Minggu, 17/06/2012 20:39 WIB

Kapal Harapan Baru Express Tenggelam, 1 Balita Tewas & 2 Lainnya Hilang

Robert - detikNews
Samarinda - Kapal Harapan Baru Express tujuan Kabupaten Malinau-Kota Tarakan, Kalimantan Timur, Minggu (17/6) tenggelam. Dari 36 penumpang, 1 orang anak tewas tenggelam dan 2 anak lainnya belum ditemukan.

Keterangan yang diperoleh detikcom, insiden nahas itu terjadi sekitar pukul 12.30 WITA. Kapal speed boat bermuatan 36 orang penumpang itu terbalik setelah menabrak tumpukan pasir di sekitar Sungai Sesayap, Kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Timur.

"Satu anak ditemukan meninggal, dua anak yang tenggelam masih dicari tim SAR gabungan," kata Danlanal Tarakan Kolonel Taat Siswo, saat dihubungi detikcom, Minggu (17/6/2012) malam.

Menurut Siswo, tim SAR diterjunkan dari TNI, Polri, unsur Muspida Kabupaten Tana Tidung. Dari lokasi dilaporkan, selain seorang anak yang ditemukan meninggal dunia dan 2 anak lainnya tenggelam, sementara 30 lainnya selamat.

"Ada 27 orang dievakuasi ke Puskesmas di KTT (Kabupaten Tana Tidung) dan 6 orang penumpang lainnya sudah diberangkatkan menggunakan speed boat lainnya ke Tarakan," ujar Siswo.

"Dua anak yang hilang dan tenggelam di perairan itu berusia 2 dan 3 tahun. Laporan terakhir masih dilakukan pencarian di lokasi kejadian," tambahnya.

Dijelaskan Siswo juga, tim SAR TNI AL dari Lanal Tarakan tengah dipersiapkan untuk membantu pencarian 2 korban tenggelam yang masih berusia anak-anak tersebut.

"Tim rencana paling lambat besok pagi sudah di lokasi. Kita akan bantu turunkan SAR," tegas Siswo.

Dihubungi detikcom secara terpisah, warga Tana Tidung, Agus Misdianto, mengatakan kondisi cuaca bagus ketika peristiwa itu terjadi.

"Iya, korban meninggal yang ditemukan itu masih anak-anak. Dua korban lainnya juga anak-anak, masih dicari tim SAR. Saat kejadian, cuaca di sekitar lokasi cerah-cerah saja. Tidak sedang turun hujan," kata Agus.


Ikuti berbagai peristiwa hangat yang terjadi hari ini di "Reportase Sore", Pukul 16.30 WIB, Hanya di TRANS TV

(mei/ahy)





Sponsored Link
Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 17/06/2013 18:39 WIB
    Dirjen KA Tundjung Inderawan Bicara Mental Penumpang dan Seramnya MRT Subway
    Gb Seraya membangun infrastruktur seperti stasiun dan rel kereta api, Kemenhub juga mengkhawatirkan mental penumpang kereta yang belum tertib. Apalagi, teknologi maju kereta bawah tanah bakal dibangun di Jakarta. Kekhawatiran timbul bila perilaku penumpang KA masih timpang dengan teknologi transportasi.
ProKontra Index »

Jokowi Lebih Dahsyat Nyapres di 2019

Dalam berbagai survei, nama Gubernur DKI Jokowi menempati posisi teratas capres potensial 2014. Suara-suara yang menginginkan Jokowi maju menjadi Capres di Pilpres 2014 juga cukup kencang. Tetapi menurut peneliti politik senior LIPI, Siti Zuhro, Jokowi akan lebih kuat jika berkompetisi di Pilpres 2019. Bila Anda setuju dengan Siti Zuhro, pilih Pro!
Pro
34%
Kontra
66%